Beranda Nasional Lantik ASN, Bupati BU Diduga Salahi Kewenangan

Lantik ASN, Bupati BU Diduga Salahi Kewenangan

328
Pelantikan 47 ASN oleh Sekda BU

BENGKULU UTARA – Ternyata, pelantikan yang dilakukan oleh Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an pada hari Selasa (9/3), yang melantik 14 ASN eselon II dan III dilingkungan Pemkab Bengkulu Utara kangkangi aturan. Yakni, Undang-undang tentang Polkada, dan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2014, serta Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2019, ditambah lagi Surat BKN Nomor : K.26-30/V.108-6/99. Dimana, Mi’an disinyalir melakukan pelantikan rotasi terhadap sejumlah ASN. Pasalnya, pelantikan yang disetujui oleh Mi’an tidak hanya itu. Melainkan juga, melantik 47 ASN lainnya yang dilakukan oleh Sekda Bengkulu Utara Dr. Haryadi, S.Pd, MM, M.Si.
Diketahui, pelantikan yang langsung dilekaukan oleh Mi’an langsung, terdapat jabatan Direktur RSUD Arga Makmur, yang diganti. Dimana, jabatan sebelumnya dijabat oleh dr. Jasmen Silitonga, S.Pkk, MM digantikan oleh dr Herawati. Hal ini jelas terkesan mengangkangi aturan, pasalnya Mi’an nekat mencopot Jasmen dari jabatannya dan mempromosikan dr. Herawati. Tidak sampai disitu saja, Mi’an juga nekat melakukan mutasi ASN, yang mana Basar, SE dengan jabatan Kabid di Satpol PP, di mutasi dan mendapatkan promosi ke jabatan Inspektur Pembantu Tiga. Yang mana, jabatan ini merupakan jabatan setingkat eselon III a. Selain itu, mutasi juga dilakukan oleh kepemimpinan Mi’an ini, terhadap ASN dilingkungan Sekretariat Dewan, salah satunya Rahmat Sutesno dengan jabatan sebelumnya Kasubbag TU dan Kepegawaian di mutasi dengan jabatan baru Kasubag Kajian Perundang-undangan.
Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, pihak BKPSDM BU Muhyiddin selaku Kabid Perencanaan dan Pengembangan SDM tidak bisa dijumpai, dimana sraf BKPSDM di meja respsionis mengaku bahwa yang bersangkutan tidak masuk kerja. Kendati demikian, awak media pun berhasil mengkonfirmasi Kepala Bidang Mutasi dan Kepegawaian BKPSDM BU Reinhard Nababan, SE, yang menjelaskan. Bahwa untuk jabatan direktur RSUD Arga Makmur, itu tidak menyalahi aturan. Pasalnya, jabatan Direktur RSUD ARga Makmur sebelumnya merupakan jabatan fungsional yang mendapatkan tugas tambahan. Sementara, pengukuhan yang dilakukan oleh BUpati BU, mengisi jabatan Direktur RSUD Arga Makmur, lantaran jabatan itu sudah menjadi jabatan struktural, sesuai dengan Perbup BU Nomor 39 Tahun 2020 tentang perubahan Nomenklatur.
“Soal jabatan Jasmen itu, tidak menyalahi aturan. Karena, jabatan Direktur RSUD Arga Makmur sudah menjadi jabatan Struktural eselon IIIa, sehingga diangkatlah dr. Herawati,” ujarnya.
Ketika disinggung, mengapa bukan dr Jasmen Silitonga yang dikukuhkan untuk jabatan Direktur RSUD Arga Makmur, sesuai dengan jabatan sebelumnya dijabat oleh Jasmen. Pria yang akrab disapa Nababan ini melemparkan, agar awak media mengkonfirmasi kepada Bupati BU langsung, atau ke Muhyiddin Kabid yang membidanginya di BKPSDM BU. Pasalnya, ia tidak memiliki kewenangan menjawab, karena bukan tupoksinya.
“Nah kalau itu, tanya bupati langsung aja, atau ke pak Didin (Muhyiddin,red). Saya tidak ada kewenangan menjawab itu,” tutupnya.
Sementara itu diketahui, pasca Mi’an melantik dan mengukuhkan 14 ASN eselon II dan III atas regulasi nomenklatur. Ternuata, dihari yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Dr Haryadi SPd MM MSi juga melantik dan mangambil sumpah 47 orang pejabat di lingkungan Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara berdasarkan atas perubahan Nomenklatur Peraturan Bupati (Perbup) Bengkulu Utara No. 39 Tahun 2020. Di ruang pola Setdakab BU, Selasa (9/3). Yang mana, pelantikan disaksikan oleh Ramadanus SE, MM Asisten III setdakab BU, Drs Kiman Nazardi MM, staf ahli setdakab BU, Juhirjo SH MM staf ahli setdakab BU, dan dihadiri oleh 47 pejabat yang dilantik.
“Saya berharap dan berdoa, agar kita semua punya semangat dan komitmen kebaikan untuk pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara kedepannya,” ucap Sekda.
Selain itu, dihari yang sama juga Kepala BKAD BU, melantik dan mengambil sumpah jabatan administrator dan pengawas di lingkungan BKAD Bengkulu Utara, berdasarkan atas perubahan Nomenklatur Perbup Bengkulu Utara No. 39 Tahun 2020 di ruang pola BKAD, Selasa (9/3). Turut hadir dalam acara Ramadanus,SE, MM Asisten III Setdakab Bengkulu Utara, Kepala Diskominfo BU Sasman SP, dan 19 pejabat yang dilantik serta jajaran BKAD BU. (aer)