Beranda Nasional Larangan Mudik Lebaran, Bupati Ikuti SE Satgas Nasional

Larangan Mudik Lebaran, Bupati Ikuti SE Satgas Nasional

298
BSPS-PB Batal, Bupati Kopli Janjikan Ini, Tolong Disimak!
Bupati Lebong Kopli Ansori

LEBONG – Pemerintah pusat melalui Satuan Tugas Covid-19 Nasional, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kebijakan itu untuk mencegah penularan virus Covid-19 yang dapat diakibatkan tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan tradisi mudik lebaran 2021.

Terkait dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong dalam halnya Bupati Lebong, Kopli Ansori akan mengikuti SE Satgas Nasional terkait dengan larangan mudik lebaran tersebut.

“Menyangkut dengan adanya larangan mudik lebaran, kita (Pemkab Lebong, red) tentu akan mengikuti anjuran pemerintah pusat. Mengingat penyebaran Covid-19 di Lebong masih sangat tinggi, dan pastinya tetap akan kita awasi dan pantau,” kata Bupati.

Menurut Bupati, larangan mudik lebaran tersebut dianggap tepat dalam menekan atau menurunkan potensi penyebaran kasus yang dimungkinkan akan mengalami kenaikan jika libur panjang dan mudik lebaran itu diizinkan.

“Jika anjuran mudik ialah bukan hal yang buruk, karena menyangkut demi kebaikan bersama, disisi lain yang tidak di perbolehkan itukan masyarakat yang dari luar daerah datang ke Lebong,” ujarnya.

Bupati menambahkan, dengan hal tersebut, maka dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebong, dengan adanya larangan tersebut hendaknya tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan.

“Pada dasaranya, pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung apapun kebijakan selagi itu adalah hal yang baik untuk penanganan Covid-19 di Lebong. Maka, atas nama pemerintah daerah saya meminta masyarakat dapat mendukung keputusan yang diambil pemerintah meskipun tidak semua kalangan akan langsung menerima. Akan tetapi keputusan diambil demi mencegah munculnya lonjakan penularan terutama di Kabupaten Lebong, ” demikian Bupati. (wlk)