Beranda Nasional Lebong Nihil Kasus Baru

Lebong Nihil Kasus Baru

206
Stop BAB Sembarangan, Berikut Target 20 Desa Sadar Jamban
Kepala Dinkes Lebong, Rachman, SKM, M.Si

// 48 Pasien Covid Dinyatakan Sembuh

LEBONG – Penyebaran wabah Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lebong sudah mulai bisa dikendalikan. Terbukti sejak akhir Januari hingga Febuari 2021 ini, Lebong nihil kasus baru positif Covid-19. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong, Rachman, SKM, saat dikonfirmasi Radar Lebong pada Senin, (8/2).

” Iya, sampai hari ini (kemarin,red) Lebong nihil kasus baru positif Covid-19. Sementara untuk total kasus sebelumya tercatat ada sebanyak 50 kasus warga dalam Kabupaten Lebong yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun dari jumlah kasus tersebut semua kasus sudah dinyatakan sembuh,” kata Rachman.

Lebih lanjut Rachman menuturkan, untuk jumlah kasus pasien positif yang dinyatakan sembuh sebanyak 48 kasus meliputi 14 orang tenaga kesehatan (nakes) yang tersebar di 13 Puskesmas, kemudian 13 orang anggota kepolisian, 12 orang masyarakat umum, dan 1 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Lebong. Sementara, lanjut Rachman, untuk total jumlah sampel swab yang sebelumnya sudah dikirim ke Pemprov Bengkulu sebanyak 200an sampel swab, sedangkan untuk saat ini sudah tidak ada lagi pengiriman sampel swab baru.

“Untuk kasus positif kita sudah tidak ada lagi, semua kasus dinyatakan sembuh, begitu juga dengan sampel swab sudah tidak ada lagi pengiriman baru yang disampaikan ke Pemprov Bengkulu,” ujarnya.

Sementara itu dijelaskannya, penurunan jumlah kasus Covid-19 berkat sudah adanya kesadaran masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19. Untuk itu, pihaknya berharap agar seluruh masyarakat Lebong bisa terus menerapkan dipsiplin prokes seperti tetap menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan rutin mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir.

“Selain masyarakat, juga diharapkan seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), untuk dapat terus meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satunya dengan tetap mensosislisasi kepada masyarakat upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” singkatnya. (wlk)