Beranda Nasional Malam Takbiran Idul Adha, Lebong Diterpa Bencana

Malam Takbiran Idul Adha, Lebong Diterpa Bencana

182
Warga memperbaiki putusnya jalan akibat longsor di Desa Bioa Putiak.

LEBONG – Hujan deras yang terjadi sejak sore Senin (19/7) hingga malam takbiran Idul Adha 1442 lalu menyebabkan terjadinya bencana alam di 2 kecamatan dalam Kabupaten lebong. Kondisi ini mengundang perhatian serius Bupati Lebong, Kopli Ansori, yang langsung terjun ke lokasi bencana alam bersama BPBD Lebong.
Kepala BPBD Lebong, Fakhrurrozi, S.Sos, M.Si, membenarkan terjadinya 2 bencana pohon tumbang yang menutup akses jalan di Desa Kutai Donok Kecamatan Lebong Selatan serta amblasnya jalan akibat longsor yang terjadi di Desa Bioa Putiak Kecamatan Pinang Belapis.
“Kita bersama Bupati sudah turun langsung meninjau 2 lokasi bencana ini,” katanya.
Disebutkannya, saat ini kedua titik bencana alam sudah ditangani oleh tim gabungan dari TNI-Polri, pemerintah kecamatan, BPBD dan masyarakat umum. Kedua akses jalan yang sebelumnya sempat terputus ini, dipastikan sudah bisa dilalui kembali.
“Meski demikian kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana alam yang bisa terjadi kapan saja, mengingat daerah kita ini merupakan rawan bencana alam,” terangnya.
Sementara itu, Kades Bioa Putiak, Zulkaidi, mengungkapkan putusnya jalan di desanya ini diperkirakan terjadi berkisar pukul 20.40 WIB Senin malam yang lalu. Putusnya akses jalan ini disebabkan adanya pergerakan tanah dibawah badan jalan hingga membuat badan jalan terputus.
“Saat ini sudah dilakukan perbaikan tapi sifatnya hanya sementara saja, untuk kendaraan roda empat sudah bisa lewat tapi mesti hati-hati.
Terpisah, Camat Lebong Selatan, Fendi, SE, memastikan jika saat ini jalan lintas Lebong-Rejang Lebong yang sebelumnya terputus akibat pohon tumbang ini sudah bisa dilewati. Saat kejadian, pihaknya bersama TNI dan Polri, BPBD serta dibantu masyarakat langsung melakukan pembersihan.
“Ada 3 pohon pinus yang tumbang menutupi badan jalan, tapi sekarang sudah dibersihkan dan jalan sudah bisa dilewati kembali,” singkatnya. (wlk/rak/arp)