Beranda Info Bengkulu Material Goa Kacamata Dibersihkan, Banjir Kepung Kampung Dalam

Material Goa Kacamata Dibersihkan, Banjir Kepung Kampung Dalam

2927
Material Goa Kacamata Dibersihkan, Banjir Kepung Kampung Dalam
Material Goa Kacamata Dibersihkan, Banjir Kepung Kampung Dalam

RadarLebong.com, LEBONG – Usai warga Desa Lebong Tambang secara swadaya membersihkan material longsor Goa Kacamata . Di tempat terpisah, banjir malah mengepung kawasan padat pemukiman Desa Kampung Dalam, kemarin (21/1) akibat hujan deras.

Roki (38) warga Desa Kampung Dalam ini menuturkan banjir terjadi akibat tidak tertampungnya lagi luapan air dari gorong-gorong di desa setempat. Dan, lanjutnya, telah terjadi 3 kali dalam satu minggu di Desa Kampung Dalam.

“Dalam satu minggu ini, sudah 3 kali kami kebanjiran pak. Hujan sebentar saja, air siring selalu meluap dan masuk ke pemukiman masyarakat,” keluhnya.

Material Goa Kacamata Dibersihkan, Banjir Kepung Kampung Dalam
Banjir Kepung Kampung Dalam

Meski merupakan wilayah langganan banjir terlebih ditengah musim hujan seperti saat ini, ia mengaku sejauh ini belum ada upaya serius dari pemerintah untuk mengatasi persoalan banjir tersebut.

“Mungkin bagi pemerintah kejadian banjir ini hal biasa dan langganan terjadi, tapi bagi kami yang tinggal disini, lama-lama kondisi ini bisa mengancam pemukiman penduduk. Memang belum ada korban jiwa dan kerugian materi pun belum terlalu besar, tapi apakah harus menunggu ada korban jiwa atau rumah warga yang hanyut, baru masalah ini diperhatikan,” keluhnya.

Ditempat terpisah, pasca musibah tanah longsor di Goa Kacamata, Desa Lebong Tambang, Lebong Utara, sisa material tanah longsor ini mulai dibersihkan secara swadaya oleh warga setempat.

“Saat ini sudah mulai dibersihkan oleh warga,” kata Kades Lebong Tambang, Mispon.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan yang bisa terjadi kapan saja ditengah cuaca penghujan seperti saat ini.

“Saya mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dulu disekitar area ini, karena potensi bencana longsor susulan bisa terjadi kapan saja,” imbaunya. (rak)