Beranda Hukum Meninggal Usai Sidang, Terdakwa Diduga Alami Penyakit Jantung

Meninggal Usai Sidang, Terdakwa Diduga Alami Penyakit Jantung

395
Kejari Lebong menggelar jumpa pers terkait dengan meninggalnya terdakwa kasus penganiayaan usai menjalani sidang di PN Tubei beberapa waktu lalu.

LEBONG – Peristiwa meninggalnya, Herwan Ansori, terdakwa kasus penganiayaan usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tubei pada Senin (12/7) lalu, diduga karena mengalami penyakit jantung. Hal ini terungkap dalam jumpa pers yang digelar Kejari Lebong pada Jum’at (16/7) yang lalu.
Kajari Lebong, Arief Indra Kusuma Adhi, SH, M.Hum, melalui Kasi Pidum, Alman Noveri, SH, MH, menjelaskan saat dijemput ditahanan Polres Lebong, terdakwa Herwan Ansori masih dalam kondisi sehat bahkan dalam saat persidangan digelar terdakwa juga dinyatakan sehat sehingga sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini dilanjutkan oleh majelis hakim.
“Namun, setelah pemeriksaan saksi pertama dan kedua dilakukan, terdakwa mengeluhkan kondisi fisiknya yang melemah hingga majelis hakim pun menunda sidang tersebut. Kemudian, terdakwa dibawa ke Puskesmas untuk menjalani perawatan medis setelah itu dirujuk ke RSUD Lebong,” ungkapnya.
Setelah dirawat di RSUD Lebong, berdasarkan pemeriksaan dari tim medis terdakwa telah dilakukan resusitasi jantung paru lebih kurang lima siklus, namun nyawa pasien tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. “Terdakwa ini meninggal dunia akibat mengalami sakit jantung,” terangnya.
Ditambahkannya, kasus penganiayaan ini telah resmi ditutup oleh majelis hakim PN Tubei karena terdakwa meninggal dunia. “Majelis hakim sudah membaca penetapan perkara terdakwa Herwan Ansori dinyatakan gugur karena meninggal dunia,” singkatnya. (wlk)