Beranda Nasional Miliki Penyakit Penyerta, 174 Nakes Batal Divaksin

Miliki Penyakit Penyerta, 174 Nakes Batal Divaksin

148
Terlihat salah satu tenaga kesehatan di Puskesmas dalam Kabupaten Lebong disuntik vaksin.

LEBONG – Pelaksanaan pemberian vaksin sinovac terhadap tenaga kesehatan (nakes) se-Kabupaten Lebong, untuk tahap pertama sudah tuntas dilaksanakan. Bahkan, sesuai rencana awal, penyuntikan vaksin kedua akan dilaksanakan pada tanggal 18 Febuari 2021 mendatang.

Namun dari hasil pelaksanaan penyuntikan vaksin, untuk tahap pertama yang sudah dilaksanakan di 13 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lebong. Dari 745 nakes yang sudah registrasi, tercatat hanya 465 nakes yang sudah divaksin atau 60,8 persen, sementara sisanya 174 nakes batal divaksin lantaran memiliki penyakit penyerta dan 107 nakes tunda divaksin.

“Iya, untuk vaksin tahap pertama sudah selesai kita laksanakan, namun dari semua nakes yang sudah registrasi hanya 465 nakes saja yang divaksin. Sedangkan 174 nakes batal divaksin karena memiliki penyakit penyerta seperti darah tinggi yang dapat berisiko tinggi terhadap kesehatannya,” kata Rachman SKM saat dikonfirmasi Radar Lebong.

Lanjutnya, sebanyak 174 nakes yang batal divaksin tersebut meliputi tenaga kesehatan di 13 puskesmas, RSUD, dan Dinkes. Kendatipun mereka batal di vaksin pada tahap pertama, tapi mereka akan tetap dilakukan screening kembali bersamaan 107 nakes yang ditunda vaksin.

“Untuk penyuntikan tahap kedua rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 18 Febuari mendatang, jadi mereka yang batal divaksin dan yang ditunda akan kembali di screening ulang. Termasuk FKPD yang batal divaksin beberapa waktu lalu, ” ujarnya.

Ditambahkan Rachman, untuk pelaksanaan penyuntikan vaksin tahap kedua tetap akan dilaksanakan di 13 puskesmas dan RSUD. Tidak hanya itu, sesuai surat edaran pusat pekan ini kita (Dinkes,red) akan melakukan pendataan seluruh PNS, Pemkab Lebong, tukang ojek, dan Pelayanan Publik lainnya.

“Untuk pelaksanaan vaksinnya kita masih menunggu petunjuk pusat, namun pekan ini kita akan mulai melakukan pendataan seluruh PNS, Pemkab Lebong, tukang ojek, dan pelayanan Publik yang nantinya juga akan disuntik vaksin, ” demikian Rachman.(wlk)