Beranda Bito Sadei Minim Sosialisasi, Petani Masih Enggan Buat Kartu Tani

Minim Sosialisasi, Petani Masih Enggan Buat Kartu Tani

213
??????

LEBONG TENGAH – Minimnya sosialisasi, ditambah lagi dengan kekhawatiran dari para petani dalam memberikan data menjadi salahsatu kendala sehingga pembuatan kartu tani dalam wilayah pantauan BP3 Lebong Tengah masih minim.
Terdata, jumlah kelompok tani yang terinput datanya di elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) sebanyak 911 orang, namun hanya 356 orang yang sudah melengkapi persyaratan dalam membuat kartu tani yang digunakan untuk penebusan pupuk subsidi. Hal tersebut dikatakan oleh Korluh BP3 Lebong Tengah, Jaiz.
“Minimal 3 persyaratan yang mesti dikumpulkan, yaitu Nama Lengkap, NIK sertan nama Ibu Kandung, dan saat ini masih banyak pentani selingkup Lebong Tengah ini yang belum melengkapi persyaratan tersebut,” ungkap Jaiz
Dilanjutkan Jaiz, bahwa pihknya merasakan kesulitan dalam mengumpulkan persyaratan tersebut, dikarenakan masyarakat atau petani masih takut dalam memberikan data persyaratan kartu tani tersebut, menurut keterangan yang pihaknya temui dilapangan, masyarakat menganggap bahwa data yang akan diberikan tersebut akan disalahgunakan oleh pihak BP3.
“Apalagi pada saat adanya pemilikada kemarin, kita sangat kesusahan untuk meminta data tersebut kepada petani, karena kita sering di anggap akan menggunakan data tersebut di jalan yang salah, sedangkan data terset memang digunakan untuk keperluan petani itu sendiri,” jelas Jaiz.
Sementara itu, untuk penebusan pupuk di tahun 2022 nanti, akan sangat berdampak pada petani jika data yang diperlukan tersebut tidak kunjung dilengkapi, dampak terbesarnya adalah pada ketersediaan pupuk subsidi bagi petani nantinya.
“Kita harapkan dalam waktu dekat dapat terkumpul seluruhnya perlengkapan tersebut, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan kartu tani tersebut dalam penebusan pupuk,” tutup Jaiz.(pry)