Beranda Nasional Minta Kenaikan Tarif, Sopir Angdes Mogok Narik

Minta Kenaikan Tarif, Sopir Angdes Mogok Narik

197
Supir angkutan desa (Angdes) ini mogok mengangkut penumpang, meminta agar adanya penyesuian tarif penumpang angdes di Lebong.

LEBONG – Puluhan sopir angkutan desa (angdes, red) dalam Kabupaten Lebong kemarin (22/3) melakukan aksi mogok narik penumpang. Hal ini dilakukan untuk meminta perhatian Pemkab Lebong agar melakukan pembaharuan aturan tarif penumpang angdes dalam Kabupaten Lebong.
Perwakilan sopir angdes, Aben dan Charle kepada Radar Lebong mengaku jika sesuai aturan yang dikeluarkan Pemkab Lebong, tarif penumpang angdes masih mengacu pada Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 19 tahun 2016 tentang penetapan tarif penumpang angdes. Menurutnya, aturan ini harus segera dilakukan pembaharuan karena tidak sesuai dengan kondisi yang saat ini.
“Kita sudah mengalami beberapa kali kenaikan BBM, namun ketentuan mengenai tarif penumpang hingga saat ini masih mengacu pada Perbub Nomor 19 tahun 2019 yang sudah pasti tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang,” ujar Aben.
Dirinya juga mengaku jika aksi ini merupakan aksi solidaritas sesama sopir angdes dalam Kabupaten Lebong. Pihaknya berharap, ada perhatian dari Pemkab Lebong terhadap kondisi yang dialami sopir angdes di Kabupaten Lebong.
“Kami juga rencananya akan menyampaikan hal ini secara resmi ke DPRD Lebong. Kami berharap, para wakil rakyat ini bisa peduli terhadap kondisi kami para sopir angdes ini,” ujarnya.
Pantauan dilapangan kemarin, aksi mogok yang dilakukan puluhan sopir angdes ini ditertibkan oleh Polres Lebong karena tidak memiliki izin dari pihak kepolisian dan juga belum memiliki organisasi yang jelas.
“Kita hanya melakukan penertiban agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi di Lebong ini belum ada organisasi yang mewadahi para sopir angkutan. Aksi mogok ini tentunya berdampak terhadap masyarakat Lebong. Kita juga berharap kepara pemerintah, bisa mewadahi sopir ini untuk membentuk organisasi sehingga penyampaian aspirasi bisa dilakukan melalui organisasi,” singkat Kasat Lantas Polres Lebong, AKP. Lilik Sucipto. (arp/cw2)