Beranda Bito Sadei MT-II, Kelurahan Tidak Didukung Anggaran

MT-II, Kelurahan Tidak Didukung Anggaran

19
Pustu Alihfungsi Jadi Kantor Lurah, Kondisinya Memprihatinkan
Lurah Embong Panjang Sangki Suwardoyo (foto Paras/radarlebong.com)

LEBONG TENGAH – Bilamana 93 desa dalam Kabupaten Lebong saat ini memiliki anggaran untuk mendukung dan mensukseskan MT-II atau tanam 2 kali setahun, tapi tidak berlaku bagi Kelurahan.
Lurah Embong Panjang, Sangki Suwardoyo, SE menyatakan siap mendukung program daerah dan nasional tentang ketahanan pangan, namun hanya sebatas memberikan dorongan dan motivasi saja kepada masyarakat. Yang mana, berdasarkan jumlah luas lahan pertanian yang terdata dalam data terintegrasi BP3 Lebong Tengah, yakni jumlahnya lebih kurang 44,06 hektar dengan rata-rata hasil produksi 6 ton/hektar.
“Meski tidak banyak jumlah luasan lahannya, namun tetap merupakan hal yang sangat berpengaruh pada pendapatan petani jika MT-II sukses,” katanya.
Selain itu, jika lebih kurang 44 hektar luasan sawah yang berada di wilayah kerjanya tersebut sama sekali tidak mengikuti MT-II, tentu sedikit banyaknya akan mempengaruhi luasan lahan petani lainnya disekitar wilayah kelurahan yang mengikuti MT-II.
“Maksud kami, kalau luasan lahan kita tidak ikut MT-II, maka penyebaran hama penyakit juga tidak merata sehingga takutnya lahan sekitar kelurahan ini bakal terserang banyak hama,” cetusnya.
Kendati demikian, dirinya percaya jika se-Lebong Tengah melakukan MT-II, maka petani selingkup Kelurahan juga akan termotivasi untuk melakukan hal yang sama, meski tidak didukung oleh anggaran. Lagipula, benih padi kabarnya diberikan oleh Pemerintah Daerah.
“Besar harapan kita kalau MT-II di kelurahan Embong Panjang dapat berjalan. Sehingga jika total 1 hektar itu 6 ton, maka perputaran ekonomi juga bakal meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga bakal dapat meningkat lagi kedepannya,” demikian lurah. (pry)