Beranda Nasional Musrenbang RKPD, Pemkab Usulkan 9 Pembangunan Prioritas

Musrenbang RKPD, Pemkab Usulkan 9 Pembangunan Prioritas

187
upati Kopli Ansori, menyampaikan 9 usulan pembangunan prioritas ke Pemprov Bengkulu dalam Musrenbang RKPD kemarin.

//Lebong Kebagian Rp 40 Miliar

LEBONG – Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tahun 2021 yang digelar di aula Bappeda Lebong kemarin (16/3), Pemkab Lebong mengusulkan 9 rencana pembangunan prioritas ke Pemprov Bengkulu. Bahkan, dalam kesempatan itu Pemprov Bengkulu diminta untuk lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur dalam Kabupaten Lebong yang menjadi tanggung jawab Pemprov Bengkulu.
Adapun 9 usulan ini diantaranya Rehab Jalan Muara Aman-Tambang Sawah (hotmix), Normalisasi Air Ketahun di Desa Tunggang dan Uram Jaya, penanganan/normalisasi Sabo Dam Pasir Lebar Kecamatan Bingin Kuning, Pemotongan Tebing Pembangunan Drainase di Jalan Lintas Curup-Tes-Muara Aman, Peningkatan Status jalan Provinsi Link Bengkulu-Utara, Peningkatan status Jalan Kabupaten menjadi Jalan Link Tanjung Agung-Danau Liang-PGE-Tes menjadi jalan Provinsi, Percepatan untuk mendapatkan ijin (regulasi) pembukaan jalan tembus Lebong-Merangin Provinsi Jambi, fasilitasi rencana pembukaan Jalan Tembus Lebong-Rejang Lebong dan Lebong-Pondok Kubang Bengkulu Tengah serta cetak sawah baru di Kecamatan Pinang Belapis-Lebong Selatan dan Topos.
Bupati Lebong, Kopli Ansori, dalam kesempatan tersebut mengingatkan jika Pemprov merupakan perpanjang tangan pemerintah pusat. Karena itu, pembangunan di Kabupaten juga mesti diperhatikan seperti halnya pembangunan infrastruktur dalam Kabupaten Lebong yang menjadi kewenangan Pemprov Bengkulu.
“Masih sangat banyak kebutuhan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan Kabupaten Lebong, pembangunan ini merupakan kebutuhan mendesak dan mesti diperhatikan oleh Pemprov Bengkulu. Sehingga kami di daerah ini tidak menjadi seperti anak tiri,” ujar Bupati dihadapan Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Bengkulu, Dr.Sumarno, MPd.
Bupati juga menegaskan, usulan yang seyogyanya dibiayai melalui APBD Provinsi Bengkulu akan disampaikan melalui aplikasi e-Rekorter Provinsi Bengkulu. Karena itu, dirinya berharap agar Pemprov Bengkulu dapat merealisasikan usulan 9 kebutuhan pembangunan dalam Kabupaten Lebong ini. “Nanti akan kita sampaikan melalui aplikasi e-rekorter Provinsi Bengkulu,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Bengkulu, Dr.Sumarno, MPd, menyampaikan bahwa Pemkab Lebong mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 40 miliar masing-masing sebesar Rp 20 miliar dari APBN dan APBD Provinsi Bengkulu.
“Anggaran ini diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan, tentunya hal ini menyesuaikan dengan rencana pembangunan Pemprov Bengkulu. Terkait dengan pertimbangan pembagian alokasi anggaran untuk daerah ini, dilakukan secara variatif dengan melihat angka kemiskinan dan beberapa faktor lainnya, sehingga bisa ditetapkan kegiatan pembangunan prioritas yang menjadi kebutuhan di daerah tersebut,” singkatnya. (cw2)