Beranda Nasional Nihil Kasus Baru, Lebong Kategori Resiko Sedang Covid-19

Nihil Kasus Baru, Lebong Kategori Resiko Sedang Covid-19

143

//Dinkes Kirim 50 Sampel Swab Baru

LEBONG – Jumlah kasus sembuh warga dalam Kabupaten Lebong terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) terus bertambah. Dari 8 kasus postif sebelumnya menjalani masa isolasi mandiri selama 14 hari sudah dinyatakan sembuh, sehingga dengan bertambahnya kasus sembuh Lebong nihil kasus positif Covid-19.
“Alhamdulillah, untuk 8 pasien postif corona sebelumnya sudah dinyatakan sembuh. Dengan demikian saat ini Lebong nihil kasus positif baru,” kata Kepala Dinkes Lebong, Rachman, SKM, melalui Kasubbid Surveilans Imunisasi, Donny Novriansyah, S.Kep, MKM.
Lebih jauh, Donny menerangkan, untuk jumlah komulatif total keseluruhan kasus positif Covid-19 dalam Kabupaten Lebong mencapai sebanyak 169 kasus. Rincianya, 166 kasus sembuh serta 3 kasus meninggal dunia. Dengan nihilnya kasus baru tersebut Lebong ditetapkan zona kuning resiko sedang penyebaran Covid-19.
“Saat ini Lebong ditetapkan zona kuning katagori resiko sedang penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Meskipun Lebong nihil kasus baru positif Covid-19, namun masyarakat tetap diminta untuk tetap mematuhi imbauan pemerintah dengan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) demi mencegah dan memutus mta rantai penyebaran Covid-19. Hal itu bertujuan agar bisa meminimalisir warga yang terpapar Covid-19. Karena, dengan nihilnya kasus baru bukan berarti penerapan prokes harus diabaikan, akan tetapi masyarakat dan semua pihak perlu bersama-sama untuk meningkatkan disiplin diri dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat menghindari penularan dari wabah Covid-19.
“Kami mengimbau kepada semua masyarakat Lebong, untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan tetap menggunakan masker, ketika sedang berada diluar rumah maupun melaksanakan aktivitas,” imbuhnya.
Ia menambahkan, saat ini ada sebanyak 50 sampel swab PCR yang telah diterima pihaknya dari beberapa Puskesmas, yang mana sampel swab tersebut diambil dari warga yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif corona sebelumnya. Bahkan, rencananya hari ini (26/6) sampel tersebut akan dikirim ke laboratorium di Bengkulu untuk dilakukan pemeriksaan.
“Ada 50-an sampel yang dilaporkan Puskesmas, jadi tidak menutup kemungkinan kasus positif di Lebong akan kembali bertambah. Namun, kita berharap dari sampel yang akan dikirim ini, hasilnya nantinya dinyatakan negatif,” tutupnya. (wlk)