Beranda Nasional Pantau Sawah Terdampak Longsor, Wabub Temukan Irigasi Baru Dibangun Sudah Tak Berfungsi

Pantau Sawah Terdampak Longsor, Wabub Temukan Irigasi Baru Dibangun Sudah Tak Berfungsi

111
Wakil Bupati Lebong meninjau sawah warga Desa Sukasari yang tertimbun material.

LEBONG SELATAN – Bencana banjir dan tanah longsor di 2 desa di Kecamatan Lebong Selatan hingga menyebabkan areal persawahan milik warga terdampak akibat bencana tersebut. Setidaknya, juga mengundang perhatian khusus dari Wakil Bupati Lebong Drs Fahrurozi MPd yang secara langsung memantau sawah warga Desa Sukasari yang ikut terdampak timbunan longsor, pada sabtu (24/4) lalu.
Bahkan, menariknya, dari pantauan tersebut, Wabub menemukan irigasi yang baru saja dibangun namun sudah tidak berfungsi.
“Setelah kita tinjau ke lokasi, memang benar terdapat sawah warga yang tertimbun material. Bahkan, ditemukan irigasi yang sudah tidak berpungsi lagi, sedangkan pembangunan irigasi inipun baru di bangun, seharusnya tidak wajar rusak seperti ini, dengan kondisi ini sehingga sawah warga menjadi terdampak,” terang Wabub.
Dikatakan Wabub, musibah sawah warga yang tertimbun longsor tersebut, bukan hanya terjadi di tahun ini saja. Namun, sudah pernah terjadi di tahun sebelumnya.
” Kepada warga terdampak musibah ini, kami harap untuk bersabar,” ucap Wabub.
Sementara itu, Sahrul Adi (56) warga Desa Sukasari yang menjadi korban terdampak timbunan longsor menuturkan jika kondisi sawah miliknya pada saat ini sudah tidak bisa digarap lagi karena dipenuhi material pasir dan batu.
“Memang irigasi baru dibangun, tapi sudah ada yang putus bahkan, pada irigasi inipun sudah banyak dimasuki material. Dan, dengan putusnya irigasi ini sehingga air masuk ke areal persawahan kami ini,” terangnya.
Dan musibah tersebut, tambah Sahrul, bukan hanya terjadi di tahun ini saja, namun sudah dua kali tertimbun longsor. Bahkan, tidak hanya sawah yang tertimbun longsor, namun pondok juga rusak akibat longsor ini.
“Dengan bencana yang kami alami ini, kami sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah Lebong, sehingga dapat mengatasi permasalahan yang kami alami ini. Yang jelas, jangan seperti irigasi yang baru dibangun ini, baru setahun dibangun malah sudah rusak,”harapnya.(arp)