Beranda Nasional Pelebaran Jalan, Tidak Ada Ganti Rugi

Pelebaran Jalan, Tidak Ada Ganti Rugi

444
Pemkab Lebong mengelar Sosialisasi Pelebaran Jalan kepada masyarakat Kecamatan Amen.

LEBONG – Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas PUPRPHub memastikan dalam kegiatan pelebaran jalan sepanjang 1,75 kilometer mulai dari simpang pertigaan Sungai Gerong hingga Desa Selebar Jaya dengan luas jalan yang dilebarkan 2 meter ditambah dengan darainase 1,5 meter, tidak ada ganti rugi bagi warga yang lahannya terkena pelebaran jalan tersebut.
Dan, sebelum kegiatan tersebut akan dimulai Dinas PUPRPHub, belum lama ini telah melakukan sosialisasi di kantor balai desa selebar jaya yang dihadiri oleh Bupati Lebong, Kapolres Lebong, Kejari Lebong diwakili Kasi Intel, dan Dandim 0409 diwakilkan Pabung, Camat Amen, Kepala Desa Selebar Jaya, Sungai Gerong, Sukau Rajo, dan Lurah Amen serta Perwakilan Masyarakat.

Dalam kata sambutan, Bupati Lebong Kopli Ansori meminta kepada masyarakat untuk ikut mengawasi setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Lebong. Termasuk memberikan kritik dalam setiap rencana pembangunan yang akan dilaksanakan. Ini dimaksudkan agar setiap pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah bisa memberikan dampak menfaat bagi masyarakat.

“Jika ada pembangunan yang dilakukan Pemkab Lebong tidak bermanfaat tolong sampaikan. Jadi jangan sampai kami (Pemkab, red) salah dalam membangun,” demikian Kopli.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-Hub) Lebong, Joni Prawinata, SE, MM mengatakan kegiatan pelebaran jalan ini ditargetkan bisa dilaksanan dalam waktu dekat ini. Terlebih proses tender dan sosialisasi kepada masyarakat, semua sudah dilaksanakan. Bahkan dirinya pun memastikan lahan masyarakat yang terkena pelebaran jalan tidak ada ganti rugi terhadap lahan yang terdampak pelebaran jalan.

“Untuk ganti rugi lahan, tidak ada ganti rugi, dan sampai saat ini masyarakat tidak ada menolak, sepertinya kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh masyarakat setempat,” kata Joni.

Lebih jauh dijelaskan Joni, dari pagu anggaran sebesar Rp 12 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU), kegiatan ini terkontrak Rp 11,3 miliar. Namun menurutnya anggaran tersebut bukan hanya diperuntukkan bagi kegiatan pelebaran jalan saja. Namun juga termasuk kegiatan peningkatan 9 ruas jalan lainnya.

“Salah satunya kegiatan pelebaran jalan ini, dan sisanya kegiatan peningkatan ruas jalan,” jelasnya.

Dirinya sangat berharap kegiatan ini bisa didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Pelebaran jalan ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan masyarakat itu sendiri. Terlebih ruas jalan tersebut dinilai sempit dan tidak lagi sepadan dengan jumlah kendaraan yang melintas sehingga perlu dilakukan pelebaran.

“Dari sosialiasi yang sudah kami laksanakan tidak ada penolakan dari masyarakat. Hanya saja ada beberapa catatan dari masyarakat. Itu akan kami jalankan,” singkatnya.(bye)