Beranda Bengkulu Utara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Balai Nikah

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Balai Nikah

129
Peletakan batu pertama pembangunan GBN dan KUA oleh Kemanag BU

BENGKULU UTARA – Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an, Senin (5/7) hadiri dan ikuti langsung peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Balai Nikah (GBN) Kecamatan Ketahun dan gedung Manasik Haji KUA Kemenag BU di Kecamatan Ulok Kupai Kabupaten BU. Pembangunan ini, selain dilakukan oleh Bupati BU juga dilakukan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dr. H. Zahdi Taher, MHI dan juga diikuti oleh Kakankemenag BU Drs. H. Ajamalus.
Dalam kegiatan yang mengikuti protokol kesehatan tersebut, Mi’an mengapresiasi penuh pembangunan tersebut. Dalam hal ini, ia mendukung atas apa yang dilakukan oleh pihak lembaga vertikal di kabupaten yang saat ini dipimpinnya tersebut.
“Kami dari Pemerintah Daerah akan selalu mendukung demi kemajuan Kabupaten Bengkulu Utara. Pembangunan gedung nikah dan manasik haji ini, Insyaallah dapat bermanfaat bagi masyarakat Bengkulu Utara,” ujarnya.
Dijelaskan Mi’an, kawasan ini selain dijadikan pusat kegiatan keagamaan, juga akan dijadikan pusat edukasi,dan pusat pendidikan. Lahan yang diberikan untuk pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA ini, merupakan komitmen Pemda mendukung program Kemenag dalam memberikan layanan keagamaan yang lebih baik.
“Karena penanganan dan antisipasi dampak pandemi COVID-19, pemerintah harus melakukan refocusing anggaran. Karenanya, semua program dilaksanakan secara bertahap. Untuk mencapai itu, tentu kita memang harus berkolaborasi, serta sinergitas. Dan harus menjadi perhatian kita bersama,” bebernya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Dr. H. Zahdi Taher, M.HI mengatakan, pembangunan KUA merupakan kebijakan prioritas Kementerian Agama RI (Kemenag). Hal ini bertujuan, untuk memberikan layanan keagamaan yang lebih mudah, kredibel dan transparan. Ia pun menjelaskan, KUA harus menjadi pusat layanan keagamaan yang prima, serta revitalisasi KUA yang dicanangkan Menteri Agama RI (Menag), Yaqut Cholil Qoumas di seluruh Indonesia, bukan hanya dikenal sebagai kantor yang hanya melayani urusan pernikahan, tapi juga pelayanan semua aspek kehidupan keagamaan masyarakat. Karena itu, ia berharap berikanlah pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Pembangunan proyek infrastruktur ini bisa diwujudkan melalui kerja sama gabungan, baik para rekanan yakni konsultan perencana, Manajemen Konsultan (MK), Pelaksana Konstruksi (PK) serta pihak terkait lainnya. Intinya, kami meminta gabungan para rekanan ini, agar bekerjalah dengan baik. Sehingga batas waktu dari target yang direncanakannya, bisa tercapai,” imbuhnya.
Di Kesempatan yang sama, Kakan Kemenag BU Ajamalus juga menambahkan, pembangunan ini menggunakan skema pembiayaan bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Ini ditegaskannya, ditargetkan akan dilaksanakan selama 132 hari, dengan luas lahan sekitar dua hektar. Selain dijadikan pusat pembangunan Balai Nikah, lahan ini juga akan disiapkan untuk pusat layanan keagamaan terutama pelayanan dan Manasik Haji.
“Kami mohon doanya, mudah-mudahan pembangunan berjalan lancar. Diharapkan kepada kontraktor, agar dapat melaksanakan pekerjaan tepat waktu, dan tentu tepat mutu,” demikian Ajamalus
Tampak hadir dalam kesempatan itu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Kemenag Kabupaten BU, seluruh kepala KUA, tokoh agama, ormas islam serta masyarakat desa setempat. (aer)