Beranda Nasional Peluang Sengketa Pilkada ke MK, Musnah

Peluang Sengketa Pilkada ke MK, Musnah

369
PPK Kecamatan Lebong Utara saat menggelar rapat pleno rekapitulasi perolehan suara hasil Pilkada 9 Desember 2020.

Grafis Perolehan Suara Sementara

//6.796 Pemilih Golput

LEBONG – Kendatipun masih menunggu hasil resmi rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pilkada Kabupaten Lebong tingkat KPU Lebong, namun dipastikan sengketa perolehan hasil Pilkada Kabupaten Lebong tidak bakal berlanjut ke Mahkamah Konstitusi (MK) seperti trend sengketa Pilkada Lebong sebelumnya. Pasalnya, dari perolehan suara sementara selisih suara antara Paslon nomor urut 3 dan 4, lebih dari 2 persen atau selisih sebanyak 1.380 suara.
Tim Advokasi dan Hukum Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lebong Nomor Urut 3 Kopli Ansori-Fahrurrozi, Agustam Rachman, SH, MAPS didampingi Aprinaldi, SH, mengungkapkan dalam lampiran V Peraturan MK Nomor 6 tahun 2020 tentang Beracara dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menyebutkan bahwa Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk kurang dari 250 jiwa, maka syarat selisih suara yang bisa digugat ke MK bila selisih perolehan suara paling banyak sebesar 2 persen dari total suara sah.
“Dari data yang kita miliki, total suara sah Pilkada di Kabupaten Lebong sebanyak 66.208 suara. Artinya, untuk memenuhi syarat 2 persen tersebut selisih perolehan suara mesti 1.325 suara. Sementara, selisih suara paslon nomor urut 3 dengan paslon nomor urut 4 mencapai sebanyak 1.380. Artinya, syarat untuk menguggat hasil perolehan suara ke MK ini tidak terpenuhi,” ujar Agustam.
Masih dari data pihaknya, perolehan suara sementara masing-masing paslon Pilkada di Kabupaten Lebong diantaranya paslon nomor urut 1 Drs. Dalhadi Umar, B.Sc, M.Si-Wawan Fernandez, SH, M.Kn memperoleh sebanyak 5.099 suara, paslon nomor urut 2 H. Armanyah Mursalin, SE-Masropen Iriadi, SE, M.Si memperoleh sebanyak 15.179 suara, paslon nomor urut 3 Kopli Ansori-Drs. Fahrurrozi, M.Pd memperoleh sebanyak 23.655 suara dan paslon nomor urut 4 Teguh Raharjo Eko Purwoto-Nasirwan, SE, memperoleh sebanyak 22.275 suara.(bersambung)

 

Baca edisi selengkapnya SKH RL 14 Desember 2020