Beranda Bito Sadei Pemdes dan Warga Ambil Alih Perbaiki Jembatan Gantung

Pemdes dan Warga Ambil Alih Perbaiki Jembatan Gantung

216
Jembatan Rusak, Diperbaiki Secara Swadaya

AMEN – Kondisi jembatan gantung yang berada di desa Selebar Jaya dan desa Talang Bunut Kecamatan Amen cukup memprihatinkan dan butuh perhatian seius dari Pemkab Lebong untuk dilakukan perbaikan. Pasalnya, jembatan gantung yang sudah dibangun sejak pertama kalinya hingga saat ini belum pernah tersentuh perbaikan. Alhasil banyak lantai jembatan yang sudah bolong dan membahayakan keselamatan para penggunanya.

Pantauan lapangan, Sabtu (3/4) pemerintah desa Selebar Jaya dan pemdes Talang Bunut beserta warga melaksanakan kegiatan gotong royong perbaikan jembatan gantung secara swadaya baik dalam segi tenaga maupun pembelian bahan material, sebagai bentuk upaya pemdes di dua desa setempat untuk memberikan jaminan keselamatan bagi warga khususnya para petani yang menggunakan jembatan tersebut.

Kades Selebar Jaya Arpen Irawan Nobi dan didampingi Kades Talang Bunut Sukran Aziz mengungkapkan bahwa kegiatan gotong royong perbaikan jembatan gantung dilakukan pihaknya, karena mengingat kondisi jembatan yang sudah mengalami kerusakan parah belum juga mendapat respon dari pemerintah daerah akan dilakukan perbaikan. Padahal, jembatan tersebut merupakan akses penting bagi warga khususnya para petani untuk menuju ke lahan pertanian yang berada diseberang aliran sungai Ketahun.

“Gotong royong perbaikan jembatan ini merupakan inisiatif warga, tujuannya agar mereka (petani,red) bisa menggunakan jembatan tersebut sebagai akses menuju sawah. Terlebih lagi, saat ini para petani padi sudah nulai memasuki musim panen sehingga jembatan sangat dibutuhkan untuk mengangkut hasil panen petani,” kata Arpen.

Lanjutnya, atasa nama pemdes dirinya berharap agar Pemkab Lebong melalui OPD Dinas PUPR-Hub Lebong dapat melakuan perbaikan jembatan gantung, untuk mempermudah akses warga maupun para petani dalam melakukan aktivitas. Sebab, perbaikan yang dilakukan hanya bersipat sementara karena hanya menggunakan alat seadanya.

Sementara itu, kata Dia, sejak tahun 2017 silam pemdes sudah pernah mengajukan proposal untuuk perbaikan jembatan gantung, untuk perbaikan atau pembuatan jembatan permanen atau beton. Bahkan setiap musrenbang tingkat Kecamatan maupun tingkat Kabupaten rutin diusulkan akan tetrapi sampai saat ini belum juga ditanggapi.

“Pada intinya, kami berharap Pemkab Lebong maupun OPD teknis dap[at merealisasi pembangunan jembatan permanen. Karena kondisi jembatan yang sudah sangat tua tidak memberikan jemaninan kesealamatan bagi para penggunanya,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR-Hub Lebong, Joni Prawinata, SE, M. Si ketika dikonfirmasi mengaku terkait jembatan gantung yang berlokasi di desa Selebar Jaya, jika tidak ada kendala ditahun 2021 Pemkab Lebong melalui PUPRP-Hub Lebong akan melakukan pembangunan rehap terhadap jambatan tersebut.

“Tahun ini jembatan gantung akan segera kita lakukan perehapan,” singkatnya. (bye)