Beranda Nasional Pemdes Diminta Perbaiki Data Penerima BLT DD

Pemdes Diminta Perbaiki Data Penerima BLT DD

211
Reko Haryanto

LEBONG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDSos) Lebong, Reko Haryanto, S.Sos, M.Si mengingatkan kepada seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) agar memperbaiki data penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2021.
Menurutnya, perbaikan data penerima BLT tersebut sangat perlu dilakukan, karena jika ditemukan ada penerima BLT DD yang juga menerima bantuan lain dari pemerintah atau tumpang tindih, maka bisa menjadi Tuntutan Ganti Rugi (TGR) yang mesti diselesaikan oleh pihak pemerintah desa.
Diketahui ada beberapa bantuan pemerintah yang juga mengalir ke desa, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH) hingga Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Termasuk bantuan yang disalurkan di tengah Pandemi Covid-19 seperti Bansos yang bersumber APBD provinsi maupun Bansos APBD kabupaten.
“Jika terjadi pengurangan atau penambahan jumlah data penerima BLT DD 2021 ini, kami berharap Pemdes bisa memperbaiki data penerimanya. Hal itu dimaksud jangan sampai nantinya terjadi tumpang tindih penerima,” kata Reko.
Dicontohkannya, seperti penerima BLT yang juga menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos RI, maka Pemdes harus melakukan musyawarah untuk menentukan penerima tersebut apakah ditetapkan sebagai penerima BST ataupun sebagai penerima BLT DD. Sehingga tidak terjadi adanya double bantuan pada satu penerima.
Disisi lain, ia menghimbau bagi Pemdes yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawab realisasi penggunaan DD dan ADD tahap ketiga tahun anggaran 2020, karena mengingat laporan tersebut akan sangat berpengaruh terhadap penyusunan APBDes tahun berikutnya.
“Kami juga mengingatkan Pemdes agar segera menyampaikan laporan realisasi DD tahun anggaran 2020, karena laporan ini akan berpengaruh terhadap penyusunan APBDes tahun ini. Dan batas akhir penyerahan ini paling lambat pada Febuari 2021 mendatang,” tutupnya. (wlk)