Beranda Nasional Pemkab Lebong Sudah Terbitkan 1.800 SK THLT

Pemkab Lebong Sudah Terbitkan 1.800 SK THLT

275
Sabar Ya, SK THLT yang Sudah Terbit Ini Belum Bisa Dibagikan
Bagi THLT yang aktif bekerja, agar bersabar menunggu penerbitan SK.

LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebong, telah rampung menerbitkan sebanyak 1.800 Surat Keputusan (SK) penugasan bagi Tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) yang dinyatakan lulus tes uji kompetensi pada beberapa waktu lalu. Bahkan, SK yang sudah diterbitkan tersebut seluruhnya sudah dibagikan ke masing-masing OPD dilingkumgan Pemkab Lebong.
Plt. Kepala BKPSDM Lebong, Hj. Nelawati, SP, MM, melalui Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai, Apedo Irman Bangsawan, SH mengatakan jika pihaknya telah rampung menerbitkan SK THLT yang dinyatakan lulus tes uji kompetensi dan dinyatakn lulus, bahkan seluruh SK yang diterbitkan itu sudah dibagikan kepada masing-masing OPD dilingkup Pemkab Lebong.
“Untuk SK THLT sudah rampung kita terbitkan dan sudah dibagikan ke masing-masing OPD. Untuk jumlah SK yang diterbitkan kurang lebih sebanyak 1.800-an,” kata Pedo kepada Radar Lebong.
Diakuinya, meskipun SK sudah rampung diterbitkan sesuai dengan usulan OPD, hanya saja, masih terdapat beberapa OPD seperti Dikbud, Pertanian, Perkim, Setda, DLH, DKP, Satpol PP, dan Inspektorat masih mengajukan perbaikan terkait permintaan penambahan jumlah THLT yang masih dianggap penting untuk membantu kinerja para ASN di OPD. Itupun sudah dilaporkan dengan kepala daerah dalam hal ini Bupati Lebong, Kopli Ansori.
“Mengenai usulan perbaikan yang disampaikan tersebut, bupati meminta agar OPD terlebih dulu menyampaikan untuk mengusulkan tambahan sesuai dengan kebutuhan, ” katanya.
Lebih jauh, dijelaskannya, berdasarkan aniliasa jabatan (anjab) kebutuhan THLT dilingkungan Pemkab Lebong sebanyak 1.999an, jumlah itu sesuai dengan intruksi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) perwakilan Bengkulu. Sementara dari SK THLT yang sudah diterbitkan paling banya berada di OPD Dikbud lebih kurang 300-an, Dinkes 200-an, DPRD 199-an, PUPR-Hub 200-an, DLH 200-an, serta RSUD Lebong 100-an.
“Jadi ada sekitar 6 OPD yang memiliki jumlah THLT paling banyak. Bahkan beberapa OPD ini masih kembali mengusulkan perbaikan ulang untuk penambahan jumlah THLT yang dianggap masih penting diantaranya DLH, Satpol PP dan PUPR-Hub dengan berbagai alasan, ” bebernya.
Ditambahkan Pedo, dirinya berharap masing-masing THLT yang sudah menerima SK penugasan yang diberikan OPD tempat tugas, agar dapat benar-benar berkinerja dan menjalankan tugasnya dengan baik dalam membantu kinerja para ASN di OPD tempat kerja. Jangan sampai nantinya cuman datang absen untuk hadir tanpa ada kinerja, karena perekrutan itu dimaksud agar para THLT bisa membantu tugas ASN dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Kami imbau, kepada seluruh THLT yang sudah mendapatkan atau menerima SK penugasan agar dapat melaksanakan rugasnta dengan baik dalam membantu kinerja ASN. Jangan sampai ribuan THLT yang direkrut hanya menghabiskan anggaran pemerintah saja,” pungskasnya. (wlk)