Beranda Nasional Politisasi Bantuan PIP, Bawaslu Temukan Indikasi Pelanggaran

Politisasi Bantuan PIP, Bawaslu Temukan Indikasi Pelanggaran

236
Sabdi Destian

LEBONG – Terkait dengan laporan masyarakat terhadap salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebong yang diduga melakukan politisasi bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk pelajar dari Kemendikbud RI, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lebong menyatakan telah menemukan indikasi awal pelanggara Pilkada.
“Laporan ini telah kita terima pada 17 November lalu dan setelah melalui proses kajian awal serta perbaikan laporan oleh pelapor, laporan ini sudah kita register tertanggal 22 November 2020. Dari kajian yang kita lakukan, ditemukan adanya indikasi awal pelanggaran Pilkada,” kata Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Lebong, Sabdi Destian, S.Sos.
Diakuinya, laporan itu juga telah dibahas pihaknya bersama Sentra Gakkumdu Kabupaten Lebong. Meski demikian, saat ini pihaknya masih akan melakukan pendalaman lebih lanjut atas dugaan pelanggaran Pilkada terhadap penyerahan bantuan PIP yang diduga menguntungkan salah satu paslon Pilkada di Kabupaten Lebong ini.(bersambung)

Baca edisi selanjutnya SKH RL 24 November 2020 …………