Beranda Pendidikan PPDB Gratis, Jika Ada Pungutan, Lapor

PPDB Gratis, Jika Ada Pungutan, Lapor

13
PPDB Gratis, Jika Ada Pungutan, Lapor
Panitia PPDB SMPN 8 Lebong tampak standby. Foto Dok

LEBONG, radarlebong.com – Informasi penting bagi wali murid yang akan mendaftarkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ke sekolah yang ada di Lebong.

Pasalnya, PPDB tidak ada dipungut biaya apapun atau gratis. Jika ada sekolah yang melakukan pungutan PPDB, masyarakat diminta tak segan untuk melapor ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebong.

“Jika ada ditemukan pihak sekolah yang melanggar, masyarakat boleh laporkan ini ke Dikbud Lebong, nanti akan kita akan beri sanksi tegas,” tegas Kepala Bidang Pendidikan Dikbud Lebong, Habibi S.Pd.

Termasuk, lanjut Habidi, pemungutan biaya dengan alasan memfasilitasi pengadaan seragam sekolah. Karena sesuai dengan aturan yang menentukan penjualan seragam sekolah tersebut hanya komite.

“Kalau sekolah itu tidak bisa, yang boleh itu komite. Penjualan seragam hanya komite yang menentukan dan itu sudah mendapat persetujuan orang tua atau wali murid,” katanya.

Dijelaskan Habibi, sekolah tak dibenarkan untuk memungut biaya apa pun dalam PPDB tersebut dikarenakan sudah tertuang dalam pasal 181 dan 198 PP Nomor 17 Tahun 2010. Dalam pasal tersebut dinyatakan, pendidik atau tenaga pendidik, komite sekolah, dan dewan pendidikan, baik secara perseorangan maupun kolektif, tidak diperbolehkan untuk menjual pakaian seragam ataupun bahan seragam.

“Artinya penjualan seragam oleh komite, harus dibicarakan secara transparan dengan para orang tua siswa, dan tidak dibenarkan adanya paksaan dari sekolah,” jelasnya

Dan juga, untuk ijazah pelajar yang sudah tamat pun pihak sekolah dilarang untuk menahan, meskipun terdapat tunggakan uang sekolah atau semacamnya. Jika terdapat tunggakan konsultasi ini dengan Kepsek minta batas waktu pembayarannya.

“Kemudian kepada pihak sekolah saya tegaskan jangan ada yang menahan ijazah muridnya tersebut karena ijazah adalah syarat mereka untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, walau sampai saat ini laporan pungutan biaya baik ijazah maupun seragam belum ditemukan.

” Intinya kami tak akan segan-segan akan memberikan sanksi tegas apabila pihak sekolah melanggar ketentuan tersebut,” demikian Habibi.(bye)