Beranda Nasional PPKM, Sertifikasi 100 Pekerja Kontruksi Ditunda

PPKM, Sertifikasi 100 Pekerja Kontruksi Ditunda

183
ILUSTRASI TUKANG

LEBONG – Menyusul adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diintruksikan dari Pemerintah Pusat. Sertifikasi bagi 100 pekerja Kontruksi Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) ditunda.
“Penundaan ini bukan hanya 2-3 bulan kedepan, namun kemungkinan hingga tahun depan, yang jelas tidak dilakukan dalam dua bulan ini. Kita lihat saja petunjuk selanjutnya,” kata Plt. Kepala DPUPR-Hub Lebong Joni Prawinata, SE, MM.
Bahkan, kata Joni, kebutuhan anggaran yang ditentukan sebelumnya mencapai Rp. 300 juta. Namun, dana tersebut mengalami refocusing sehingga menyisakan Rp. 200 juta.
“Sebelumnya kegiatan ini mempunyai anggaram senilai Rp 300 juta dengan target 300 pekerja yang disertifikasi. Namun, apabila dengan dana yang tersisa tersebut, maka pihaknya hanya bisa mengakomodir 100 pekerja saja. Hanya saja, jika anggaran kembali dipangkas, maka mau tidak mau peserta pekerja akan kembali dikurangkan,”terangnya.
Dan sejauh ini, tambahnya, jumlah tukang yang sudah mengantongi sertifikat ini lebih kurang 230 orang, dengan target 1000 pekerja harus mengantongi sertifikat.
“Jikapun dilaksanakan, kami merencanakan kegiatan ini dipersingkat,
Setidaknya satu dua hari sudah rampung, akan tetapi intruksi dari pusat ingin menunda kegiatan ini, ” tandasnya. (dap)