Beranda Nasional Prasasti Presidium Hilang, Pemkab Harus Bertanggung Jawab

Prasasti Presidium Hilang, Pemkab Harus Bertanggung Jawab

788
H Syahili (topi hitam,red)

LEBONG – Terkait dengan hilangnya tugu presidium di Kabupaten Lebong. Akhirnya, Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Lebong, H. Saili angkat bicara dengan kejadian itu dirinya sangat kecewa dan sangat menyayangkan hal ini terjadi. Bahkan dirinya mengatakan, tugu yang dibangun pada tahun 2017 dan diresmikan pada tahun 2018 oleh Bupati Lebong H Rosjonsyah, S.IP, M.Si, di Kecamatan Tubei itu, memiliki nilai-nilai sejarah.

“Untuk itu, saya berharap pemerintah daerah mencari sampai dapat dimana letak prasasti tugu presidium itu,” ungkapnya.

Sambungnya, dengan hilangnya prasasti tugu presidium salah satu icon kebanggaan Kabupaten Lebong itu. Dan, dirinya merasa aneh, sedangkan kepala dinas terkait banyak yang berkilah, mestinya itu harus dipertanggung jawabkan.

“Kepala dinas terkait harus bertanggung jawab. Dan, Pemkab Lebong harus merasa terbeban moral dengan hilangnya prasasti tugu presidium pemekaran itu, dan segera menyikapi.

“Seperti di ketahui, prasasti tugu presidium itu memang dilepaskan oleh dinas terkait untuk dilakukan diperbaikan karena kondisinya retak. Namun, hingga saat ini prasasti itu tidak diketahui keberadaannya. Jika memang dinas terkait yang ingin memperbaiki kok hingga saat ini tak kunjung di pasang kembali,” terangnya.

Maka dari itu, H Syahili beserta anggota presidium pemekaran Kabupaten Lebong sangat kecewa sekali kepada Pemkab Lebong. Bahkan Dinas PUPR-Hub Kabupaten Lebong yang memperbaiki hanya diam saja, karena hilangnya prasasti itu sudah berapa tahun dan ini harus diperhatikan.

“Harapan saya prasasti itu bisa kembali di terpasang di tugu presidium. Ketika manusia itu lupa sejarah, daerah itu akan hancur kedepannya,” pungkasnya. (dap)