Beranda Bito Sadei PT PGE Hulu Lais Salurkan CSR Pembinaan Pemberdayaan Masyarakat

PT PGE Hulu Lais Salurkan CSR Pembinaan Pemberdayaan Masyarakat

247
Pemaparan budidaya lebah madu dari Kadis DLH kepada Bupati Lebong Kopli Ansori didampingi GM PT PGE Hulu Lais beserta jajarannya.

LEBONG SELATAN – PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Hulu Lais, kemarin (17/3) meresmikan pembukaan rangkaian Program Pembinaan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat dalam Pelatihan Kompas dan Budidaya Lebah Madu. Pembinaan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat difokuskan untuk wilayah Kecamatan Lebong Selatan. Bentuk pelatihan yang diberikan terdiri dari Konsep Dasar Produksi, Pelayanan Pelanggan berbasis Protokol Kesehatan dan Proses Kerja.

Budi General Manager Area PT PGE Hulu Lais, menyampaikan pihaknya memberikan CSR, dalam bentuk pembinaan pemberdayaan Kelompok Masyarakat dengan Pelatihan Kompas Dan Budidaya Lebah Madu. Dimana, Selama masa pandemi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan namun juga berdampak pada sektor lainnya seperti sosial dan ekonomi. Pendidikan dan pelatihan merupakan salah satu kunci pengembangan kapasitas dan ekonomi jangka panjang di kawasan yang terkena dampak COVID-19. Pada program ini masyrakat akan mendapatkan pelatihan program palatihan Kompas dan Lebah madu ini.

“Dalam pelatihan Kompas dan budidaya lebah madu ini, baru tahap awal atau pembukaan untuk 15 kelompok tani. Harapan kami , kedepaNnya dapat berjalan dengan baik dan berkesinambungan,”kata Budi pada pembukaan acara kemarin (17/3).

Sementara itu, Bupati Lebong Kopli Ansori mengatakan program tersebut merupakan salah satu bentuk respon Pertamina terhadap kegiatan penanggulangan covid-19. Program ini diharapkan mampu mendorong bangkitanya ekonomi ditengah masyarakat lebong nantinya, sehingga dengan adanya contoh seperti ini maka, dapat menjadi contoh untuk warga lainya.

“Saya sebagai Bupati Lebong sangat mendukung dengan pelatihan ini, Apa yang disalurkan dalam CSR oleh PT PGE, ini sesuai dengan program kami, yaitu Bahagia Sejahtera. Apabila program ini berjalan dapat menyuburkan tanah di Lebong ini. Selebihnya lagi dedak padi dan kopi sangat mudah ditemukan di Lebong,” sampai Bupati.

Ditambahkan Anggota DPR RI Komisi X, Hj. Dewi Coryati M.Si, menyampaikan bahwa.15 kelompak tani yang mendapatkan Pelatihan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Dalam Pelatihan Kompas Dan Budiya Lebah diharapkan sukses, sehingga Lebong akan menjadi produksi atau mensuplai hasil pertanian, begitupun untuk lebah madu asli.

“Saya harapkan, dalam pengembangan kompas ini dapat dikembangkan sehingga, dapat mendorong perekonomian warga di tengah pandemi covid-19,” harapnya. (arp)