Beranda Nasional Puluhan Nakes Tak Bisa Divaksin Covid-19

Puluhan Nakes Tak Bisa Divaksin Covid-19

243
Salah satu nakes di Puskesmas saat menjalani screening kesehatan sebelum dilakukan suntik vaksin Covid-19

LEBONG – Dari total 742 orang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Lebong yang menjadi prioritas penyuntikan vaksin Covid-19, dari pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 dibeberapa Puskesmas dalam Kabupaten Lebong didapati puluhan nakes tidak bisa divaksin.
Di Puskesmas Muara Aman, terdapat sebanyak 71 nakes termasuk pegawai Dinas Kesehatan Lebong yang bakal divaksin pada Puskesmas ini. Pelaksanaan vaksinasi sendiri rencananya bakal dilakukan dalam 2 hari.
Pada tahap pertama kemarin (4/2) dari total 30 nakes yang bakal divaksin didapati ada sebanyak 10 nakes tidak bisa divaksin karena menderita penyakit seperti batuk pilek, ibu hamil dan menyusui, darah tinggi, diabetes dan mengkonsumsi obat alergi sehingga vaksinasi terhadap 10 nakes inipun mesti ditunda.
“Sisa nakes yang belum dilakukan vaksin, akan dilaksanakan besok (hari ini, red). Mereka yang sudah divaksin akan mendapatkan sertifikat sudah divaksin dan kartu dari puskesmas. Mereka yang sudah di vaksin ini akan tetap dipantau selama 14 hari kedepan untuk kemudian dilakukan penyuntikan vaksin tahap II,” kata Kepala Puskesmas Muara Aman, Febria Amandeka, SKM.
Kemudian, di Puskesmas Sukau Rajo dari sebanyak 64 nakes dan pegawai Dinkes Lebong, pada hari pertama kemarin vaksinasi baru dilakukan terhadap 30 orang nakes dan pegawai Dinkes. Dari jumlah tersebut, didapati 10 orang nakes dan pegawai yang tidak bisa disuntik vaksin.
“Jadi yang belum dilakukan vaksinasi atau ditunda menunggu selama 14 hari untuk dilakukan vaksin. Rata-rata yang ditunda suntik vaksin ini tadi (kemarin, red) karena mengalami batuk pilek serta ibu hamil dan menyusui,” ungkap Kepala Puskesmas Suka Rajo, Depi Perianti, SKM.
Pada Puskesmas Lebong Selatan, 43 nakes yang bakal disuntik vaksin pada hari pertama kemarin baru dilakukan terhadap 30 nakes. Namun, setelah dilakukan screening kesehatan, 8 nakes dinyatakan tidak bisa suntik vaksin karena tidak lolos screening.
“Pelaksanaannya kita laksanakan 2 hari. Mereka yang ditunda suntik vaksin ini karena menderita sakit darah tinggi, kecing manis. Sisa nakes yang belum divaksin, rencananya akan kita laksanakan besok (hari ini, red),” ungkap Kepala Puskesmas Tes, Apriani, SKM,
Sementara itu, pada Puskesmas Lemeupit dari sebanyak 66 nakes dan pegawai Dinkes yang akan divaksin, kemarin baru dilakukan kepada 28 orang pegawai Dinas Kesehatan, sedangkan 38 nakes dan staf Puskesmas akan dilakukan pada gelombang kedua.
“Kalau tadi ada 6 pegawai Dinkes yang tidak bisa dilakukan vaksin karena tidak lolos screening dan ada juga yang mengalami batuk pilek,” jelas Kepala Puskesmas Lemeupit, Martina Sembiring, SKM.
Kemudian, pada Puskesmas Lebong Atas dari sebanyak 35 orang nakes dan pegawai Puskesmas yang akan divaksin, hanya 8 nakes saja yang bisa divaksin. Sisanya, 17 orang dinyatakan tidak bisa divaksin karena mengalami batuk pilek, magh, darah tinggi, 2 orang ditunda, 8 orang tidak masuk kerja.
“Yang belum divaksin tadi, rencananya akan kita laksanakan besok (hari ini, red),” ungkap Kepala Puskesmas Alberto Hutapea, SKM.
Sedangkan pada Puskesmas Kota Baru, suntik vaksin Covid-19 terhadap nakes ini baru akan dilakukan hari ini. Penyuntikan vaksin terhadap 31 nakes ini akan digelar selama 2 hari.
“Besok penyuntikan vaksin ini akan kita lakukan kepada sebanyak 15 orang nakes dan pada Sabtu akan dilakukan kepada sebanyak 16 orang nakes,” Kepala Puskesmas, Widiya Astuti Hp, SKM. (arp/bye/rak/ae3/cw2)