Beranda Bito Sadei Puskesmas Sasar 2.117 Lansia Calon Penerima Vaksin

Puskesmas Sasar 2.117 Lansia Calon Penerima Vaksin

158
Pelaksanaan vaksinasi beberapa waktu lalu

LEBONG SAKTI – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Limau Pit Kecamatan Lebong Sakti mensasar ada 2.117 lanjut usia (lansia) selingkup Kecamatan Lebong Sakti sebagai calon penerima vaksin untuk lansia.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Puskesmas Limau Pit, Martiana BR Sembiring, SKM. Dikatakannya, jumlah calon penerima Vaksin berjenis Sinovac ini terbilang cukup banyak, sehingga minimal dibutuhkan dua tenaga dokter.

“Karena, tahapan atau proses Screening yang dilakukan tersebut, mesti dilakukan oleh seorang dokter, namun untuk jumlah Vaksinator kita sudah cukup yaitu empat orang, 3 perawat dan satunya lagi bidan,” ungkap Kapus

Selain itu, lanjutnya, untuk jumlah lansia yang bakal menerima vaksin pada hari ini (15/6) di targetkan sebanyak 100 lansia. Namun, melihat dari antusias lansia selingkup Lebong Sakti ini nampaknya belum dapat tercapai, sehingga kelanjutan vaksin ini nantinya akan didiskusikan lebih lanjut, mengingat tenaga dokter yang saat ini adalah dokter pinjaman.

“Besok (hari ini,) akan kita lihat dulu bagaimana kelanjutannya, apakah tetap menggunakan Kantor Kecamatan sebagai titik kumpul, atau di puskesmas ataukah kita akan berkeliling ke desa-desa nantinya,” cetusnya.

Menurutnya, Vaksinasi lansia yang dilakukan oleh pihaknya masih terkendala oleh tenaga dokter. Apalagi, lanjutnya, dengan keterbatasan tenaga dokter yang dimiliki oleh Puksemas, terpaksa ribuan lansia tersebut menunggu giliran untuk menerima vaksin. Bahkan, dokter yang menangani tahapan screening vaksinasi yang diadakan di kantor Kecamatan kemarin (15/6) adalah dokter pinjaman dari Puskesmas Semelako Kecamatan Lebong Tengah.

Ditanyai soal keberadaan tenaga dokter yang dimiliki oleh Puskesmas Limau Pit, Kapus mengatakan bahwa saat ini dokter yang bertugas di Puskesmas Limau Pit sedang melakukan isolasi mandiri, karena ada indikasi terpapar Covid-19.

“Penting kita ingatkan kembali kepada masyarakat agar dapat segera melaporkan kepada kita jika menemui gejala-gejala tertentu sehabis menerima vaksin, agar dapat segera diperiksa apakah gejala yang ditimbulkan tersebut berasal dari vaksin ataukah bukan,” pungkasnya.(pry)