Beranda Nasional Ramai Pengunjung, RSUD Tak bisa Akomodir Air Bersih.

Ramai Pengunjung, RSUD Tak bisa Akomodir Air Bersih.

140
Tampak keran air di RSUD Lebong hanya terbuka di pagi hari.

LEBONG – Tak bisa dipungkiri, kebutuhan akan air bersih menjadi salahsatu kebutuhan vital bagi masyarakat. Terutama , di sejumlah objek pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Namun, hal berbeda justru terjadi di RSUD Lebong ini. Pasalnya, meskipun debit air bersih bisa dikatakan cukup bagi pasien serta satu pendamping pasien. Namun , tampaknya debit air tidak memadai jika kunjungan pasien melebihi kapasitas yang ditentukan pihak RSUD Lebong.
Dikonfirmasi, Direktur RSUD Lebong dr. Ari Afriawan mengakui akan ketersediaan air bersih yang cukup minim, terlebih hanya dapat menampung atau mengakomodir pasien dan satu pendamping pasien saja.
“Kalau dalam hitungan penggunaan air bersih, untuk pasien dan pengunjung saja bisa terakomodir. Namun jika pengunjung sekampung ini tidak akan cukup pastinya,” kata dr Ari.
Terlebih, lanjutnya, terkadang dirinya mendapatkan keluarga pasien menyuci baju di RSUD Lebong. Maka tentunya hal ini akan terkuras untuk kebutuhan air bersih terhadap pasien.
“Bagaimana tidak, terkadang saya melihat banyak keluarga pasien yang menyuci dan menjemur baju disini. Sementara, air yang minim maka kebutuhan air bagi pasien juga berkurang, saya tekankan jika ingin menyuci baju lebih baik dirumah saja,” sampai dr ari.
Lebih lanjut dr Ari menuturkan, kecilnya debit air di RSUD lantaran ketergantungan sumber air kepada PDAM. Seperti halnya Jika debit PDAM kecil atau mati maka otomatis akan berdampak pula terhadap RSUD.
” Air PDAM mati saja, maka kita disini jelas juga kena imbasnya akibatnya air jadi kurang. Namun, jika air PDAM lancar, maka kami akan membuat jadwal secara berkala untuk membuka keran air bersih, Dimana Terdapat sekitar 30 ruang kamar mandi yang harus disi penuh setiap hari, hal ini dilakukan lantaran debit air terbatas,” jelasnya.
Dan jika tidak ada kendala, tambahnya, di tahun ini RSUD Lebong berencana untuk melakukan pengadaan instalasi air bersih, yang direalisasikan melalui kuncuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pusat.
“Tahun ini kita akan melakukan pengadaan air bersih, seperti membuat sumur bor sebagainya, mungkin nanti akan berbeda kondisi air kita,”demikian dr ari.(cw2).