Beranda Bengkulu Utara Ratusan Karyawan PT. PDU Datangi Polres Bengkulu Utara

Ratusan Karyawan PT. PDU Datangi Polres Bengkulu Utara

278
Ratusan karyawan PT. PDU saat menggelar aksi demonstrasi ke Polres BU 2

BENGKULU UTARA – Ratusan karyawan PT. Purnawira Dharma Upaya (PDU) kemarin (21/10) mendatangi Polres Bengkulu Utara. Kedatangan ratusan karyawan PT. PDU ini terkait dengan polemik lahan HGU yang tidak kunjung selesai dan saat ini telah dikuasai oleh oknum masyarakat.
Dalam pantaun awak media salah seorang perwakilan dalam orasinya menyuarakan agar pihak Kepolisian melakukan pengusiran terhadap oknum masyarakat yang menduduki sejumlah lahan perusahaan. Jika tuntutan itu tak dapat dipenuhi, ratusan karyawan yang tergabung dalam SPSI Kabupaten BU mengancam akan melakukan hal serupa dilokasi yang sama.
Mediasi yang dipimpin Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto SIK MH menghadirkan sejumlah perwakilan karyawan, serta pihak Pemerintah Daerah dan dinas/inatansi terkait seperti Badan Pertanahan Nasional, Dinas Ketenagkerjaan dan Dinas Pekebunan menyepakati akan mencari solusi terbaik bagi semua pihak untuk mengakhiri polemik.
Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto SIK MH mengatakan, dari hasil mediasi tersebut telah disepakati bahwa, hal ini kan ditindaklanjuti. Namun hal ini akan ditelaah kembali oleh pihak Pemkab BU untuk mencari formula terbaik untuk permaslahan ini.
“Sudah disepakati bahwa untuk tindkalanjutnya akan kita sampaikan pada hari Senin (26/10) mendatang. Dan ini juga telah disepakti oleh pihak pekerja dan sudah ditandatangani bersama,” kata Kapolres.
Ketika disinggung terkait dengan permintaan dari para pekerja untuk menindak keberadaan oknum masyarakat yang telah menguasai lahan perusahaan. Kapolres menegaskan untuk hal ini akan di proses jika terbukti memenuhi unsur pelanggaran hukum pasti akan diamankan.
“Laporan terkait dengan pelanggaran hukum akan diproses, jika memenuhi unsur akan segera ditindak tegas. Kami selaku pihak kepolisian duduk ditengah untuk kepentingan bersama,” ungkapnya.
Sementara itu ketua SPSI Kabupaten BU Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada kepolisian yang telah memfasilatasi pihaknya untuk dapat mediasi kepada pihak Pemerintah dan dinas/Instansi terkait lainnya. Dengan adannya mediasi ini 4 tuntutan yang diajukan agar segera diselesaikan oleh pihak pemerintah.
“Kami mengapresiasi pihak Kepolisian menjadi penengah akan polemik ini. Pada intinya kami menyepakati hasil ini dan kami menunggu tindak lanjutnya sesuai dengan waktu yang telah disepakati,” tukasnya. (aer)