Beranda Nasional Rumah dan Jembatan Ambruk Diterpa Longsor

Rumah dan Jembatan Ambruk Diterpa Longsor

362

LEBONG – Hujan yang terjadi di Kabupaten Lebong beberapa hari belakangan ini, terus mengakibatkan bencana di Kabupaten Lebong. Bagaimana tidak, berkisar pukul 14.10 WIB kemarin (22/10) rumah kontrakan milik pasangan suami istri Amizarkum (56) dan Suliawati di Desa Lokasari Kecamatan Lebong Utara, ambruk akibat tanah longsor. Tidak hanya itu saja, tanah longsor juga menyebabkan putusnya akses jalan menuju Desa Sukau Datang I Kecamatan Pelabai.
Kades Sukau Datang I, Suan menjelaskan jika jembatan tersebut sudah pernah mengalami rusak akibat longsor dan dibawa arus air yang berada di bawah jembatan tersebut. Namun, di tahun 2019 lalu dilakukan perehaban dan dibuat jalan pintas yang ada di sebelah jembatan.
“Akan tetapi, jalan pintas yang pernah dibuat tidak sering dilalui oleh pengendara melewatinya. Makanya, kami kemudian memasang pohon pinang, namun pohon pinang pun sudah banyak yang patah. Kemudian, jembatan dibuat kembali dengan memasang besi sampai dengan sekarang. Tapi, karena beberapa hari ini ada hujan deras maka dari itu tanah ini juga dibawa oleh arus air hujan dan sekarang kembali rusak,” jelas suan.
Sementara itu, di lokasi yang berbeda, longsor juga menyebabkan rumah kontrakan yang dihuni Wili (32) di Desa Lokasari mengalami longsor.
Diceritakan Wili Saputra penghuni kontrakan ini kemarin, malam sebelum kejadian dirinya sempat mendengar adanya suara pergerakan tanah hingga menyebabkan lantai rumah yang ditempatinya terasa bergetar. Untung saja, malam itu belum terjadi musibah tanah longsor.
“Tadi pagi (kemarin, red) saya pergi ke kantor (RSUD, red), siangnya dikabari jika rumah yang saya tempati sudah ambruk akibat tanah longsor,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lokasari, Yudi Robinson, menuturkan posisi bangunan yang ditempati oleh Wili ini tepat berada dipinggir aliran siring. Diduga, hujan deras yang terjadi beberapa hari belakangan sehingga menyebabkan rumah kontrakan beserta seluruh isi rumah beserta 2 unit kendaraan roda jenis Yamaha Jupiter dan motor binter ikut terjatuh bersama rumah tersebut.
“Sedangkan untuk peralatan yang ada di dalam rumah tersebut tidak sempat di selamatkan. Harapan kami dari desa, semoga segera dilakukan perbaikan, supaya jangan sampai meluas dan bisa menjalar kerumah lainnya dan merusak jalan lantaran kejadian tanah longsor ini tidak jauh dari akses jalan masyarakat,” jelas Kades.
Kapolres lebong AKBP. Ichsan Nur, SIK melalui Kapolsek Lebong Utara Iptu. Danie Pamungkas Setiawan membenarkan kejadian tersebut, menurutnya kejadian disebabkan karena tingginya intensitas hujan yang terjadi dalam sepekan ini.
“Sementara ini kita menduga kejadian disebabkan karena intensitas curah hujan yang tinggi dalam sepekan ini, sehingga tanah menjadi labil ditambah lagi lokasi rumah berada tepat disamping jurang,” ujar Danie.
Kendatipun atas kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
“Sementara ini kita pasang police line di sekitar lokasi kejadian, apalagi dilokasi masih terdapat retakan yang menurut kami berpotensi terjadi longsor susulan,” kata Kapolsek.(rak/via/ae3)