Beranda Nasional Rumah Warga Kota Donok Nyaris Tertimbun Longsor

Rumah Warga Kota Donok Nyaris Tertimbun Longsor

114

LEBONG – Musibah banjir dan longsor yang terjadi diwilayah Kecamatan Lebong Selatan belum lama ini ternyata menyebabkan salah satu rumah warga Desa Kota Donok nyaris tertimbun tanah longsor. Meski tanah longsor ini sudah merusak pagar rumah, untung saja kejadian ini tidak sampai meluas hingga merusak rumah warga. Bahkan, kemarin (22/4) warga dibantu anggota TNI Kodim 0409 Rejang Lebong membersihkan material tanah longsor.
Amirul (56) pemilik rumah mengaku jika longsor disekitar rumahnya ini hampir tiap tahun terjadi saat musim hujan. Namun, longsor kali ini terbilang cukup parah dari kejadian sebelumnya yang nyaris menimbun rumah miliknya.
“Memang tidak ada kerugian atas kejadian ini, tapi kami berharap pemerintah bisa mencarikan solusi mengenai hal ini. Longsor ini hampir tiap tahun terjadi khususnya pada musim penghujan, tapi kejadian kali ini membuat kami cemas jangan sampai longsor ini merusak rumah kami,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong, Fakhrurrozi, S.Sos, M.Si, memastikan jika Pemkab Lebong akan berupaya maksimal melakukan penanganan pasca bencana di wilayah Lebong Selatan. Hanya saja, terkait dengan longsor yang terjadi pihaknya masih akan berkoordinasi dulu dengan Bupati Lebong, apalagi status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemprov Bengkulu.
Dari pantauan pihaknya, sedikitnya ada 7 titik tanah longsor dan banjir yang terjadi di Lebong Selatan diantaranya 1 titik di Desa Suka Sari, 3 titik di Desa Kota Donok dan 1 titik di Kelurahan Tes. Sedangkan banjir terjadi di 2 titik yang disebabkan tersumbatnya saluran drainase pinggir jalan.
“Kita akan koordinasi dulu dengan Bupati mengenai bencana banjir dan longsor di Lebong Selatan ini, apalagi jalan yang terdampak ini merupakan jalan milik Pemprov Bengkulu,” ungkapnya.
Saat ini, lanjutnya, material tanah longsor dibeberapa titik dalam Kecamatan Lebong Selatan ini sudah dibersihkan dengan menggunakan alat berat milik Pemkab Lebong. Meski demikian, dirinya mengimbau kepada warga maupun pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintasi jalan lintas Lebong-Curup tersebut.
“Material tanah longsor sudah kita bersihkan, tapi kami imbau pengguna jalan tetap hati-hati karena kondisi jalan yang masih sangat licin. Dan juga kepada warga kami imbau untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan,” imbaunya. (arp)