Beranda Hukum Rusak, Cagar Budaya Diawasi Polisi

Rusak, Cagar Budaya Diawasi Polisi

220
Polsek Lebong Utara dan Tim Cagar Budaya Dikbud Lebong mengecek kerusakan pada Cagar Budaya pada bangunan bekas peninggalan Belanda.

LEBONG – Untuk mengantisipasi semakin parahnya kerusakan pada cagar budaya bekas bangunan pabrik emas kolonial Belanda MMRL Lebong Donok di Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara, lokasi ini bakal diawasi Polisi. Hal ini berdasarkan kesepatan hasil pengecekan yang dilakukan tim cagar budaya Dinas Dikbud Lebong dan Polsek Lebong Utara, PT. TME dan Pemdes Lebong Tambang, kemarin (9/3).
Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur, SIK melalui Kapolsek Lebong Utara, AKP. L. Naibaho, SH, menjelaskan dari hasil pengecekan yang dilakukan ini kemarin ditemukan adanya kerusakan pada lokasi cagar budaya bekas bangunan pabrik emas kolonial Belanda MMRL Lebong Donok di Desa Lebong Tambang yang disebabkan adanya aktivitas pengambilan ampas (tanah, red) emas pada lokasi tersebut yang dilakukan masyarakat.
“Dari kesepatan bersama tim yang melakukan pengecekan ke lapangan ini tadi, lokasi ini akan kita awasi yang nantinya akan dibantu dari Koramil Lebong Utara, termasuk juga Pemdes Lebong Tambang,” katanya.
Hal ini dilakukan untuk menghentikan aktivitas pencarian ampas emas yang merusak lokasi cagar budaya peninggalan Belanda yang ada di Dusun V Kaler Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara.
“Tidak hanya lokasi cagar budaya saja yang rusak akibat aktivitas pengambilan ampas emas ini, namun sawah warga yang ada disekitar lokasi ini juga mengalami kerusakan,” singkatnya.Sementara itu, cagar budaya bekas bangunan pabrik emas kolonial Belanda MMRL Lebong Donok di Desa Lebong Tambang diketahui telah didaftarkan pada Sistem Registrasi Cagar Budaya Kemendikbud RI tertanggal 28 Agustus 2017 dengan nomor objek PO2017082800001, jenis bangunan yang didaftarkan oleh pendaftar umum (masyarakat). (bye)