Beranda Nasional Sasar Warem, Tim Yustisi Dapati 90 Liter Tuak

Sasar Warem, Tim Yustisi Dapati 90 Liter Tuak

339
Tim Yustisi tampak tengah memberikan arahan kepada pemilik warung tuak

// Dan 2 Anak Dibawah Umur

LEBONG – Tim Yustisi, kembali melaksanakan patroli di beberapa tempat usaha di Kabupaten Lebong guna memastikan tidak ada aktifitas perkumpulan massa ditengah pandemi Covid-19, Sabtu (12/6) malam.
Hasilnya, Tim Yustisi berhasil mendapati 90 liter tuak yang diperjual belikan terhadap masyarakat Lebong di 2 lokasi warung.
Tak hanya itu saja, usai mengamankan puluhan liter tuak. Tim Yustisi kembali bergerak dengan melakukan penyisiran di sejumlah lokasi keramaian, dan kali ini Tim Yustisi juga menemukan 2 gadis remaja dibawah umur berusia kisaran 14 hingga 15 tahun di samping Kantor Camat Lebong Sakti. Ke 2 remaja belia tersebut didapati tengah mengkonsumsi tuak dan merokok bersama dengan beberapa remaja laki-laki.
Oleh Tim Yustisi ke 2 gadis belia dan beberapa laki-laki tersebut langsung diamankan dan dinterogasi oleh petugas tim yustisi. Kemudian, ke 2 remaja langsung diserahkan oleh pihak Mapolsek Lebong Tengah yang tengah ikut serta dalam operasi Yustisi tersebut.
Kepala Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol-PP) Lebong Zainal Husni Toha, SH melalui Kabid Penegakan Perda Ummi Haidar Rambe membenarkan operasi tim yustisi yang dilakukan pihaknya pada Sabtu malam lalu mendapati minuman tuak dan 2 gadis belia dibawah umur.
” Minuman tuak tersebut, kita dapat di dua warung berada di Kelurahan Tes sebanyak 30 liter dan Desa Ujung Tanjung 60 liter. Sementara, ke 2 remaja belia di samping Kantor Camat Lebong Sakti, ” kata Ummi Haidar Rambe.
Adapun 90 Liter tuak yang didapati di dua titik tersebut langsung dimusnahkan ditempat oleh Tim Yustisi serta diberi peringatan untuk tidak menjual kembali kedepannya.
“Bahkan, kita minta kepada pengelola kedai tuak itu untuk memusnahkan tuak itu sendiri, dan kita beri peringatan seperti ini agar mendapatkan efek jerah untuk tidak memperjual belikan minuman miras yang seharusnya melanggar aturan Perda. Sementara, ke 2 remaja kita serahkan ke Mapolsek setempat guna mendapatkan pembinaan, ” tukasnya.(dap)