Beranda Nasional Satgas Covid-19 Tutup Portal Jalan Tikus

Satgas Covid-19 Tutup Portal Jalan Tikus

189
Wabup bersama BPBD ketika meninjau posko sekaligus membuat portal pada jalan tikus di desa Tik Tebing Kecamatan Lebong Atas.

LEBONG – Tak lagi ingin kecolongan masyarakat yang masuk ke Lebong dengan melalui jalan tikus tanpa dilakukan swab antigen di posko penyekatan desa Tik Tebing Kecamatan Lebong Atas, jalan tikus tepatnya berada di Trans Pelabai dilakukan penutupan total oleh tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong. Penutupan jalan tikus itupun ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Lebong, Drs. Fahrurrozi, M.Pd dan didamping Ketua Koordinator posko, Fahkrurrozi, S. Sos pada Rabu (28/7).

Wakil Bupati Lebong, Drs. Fahrurrozi, M.Pd mengatakan sebagai upaya agar tidak lagi kecolongan terhadap warga yang masuk ke Lebong tanpa melakukan swab antigen diposko penyekatan, dirinya berinisiatif dan mengajak Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong, untuk menutup total jalan tikus yang berad di Trans Pelabai. Hal itu dilakakuan untuk memaksimalkan fungsi posko penyekatan Tik Tebing, salah satunya dengan memasang tiang listrik beton setinggi pinggang secara permanen agar tidak lagi dibongkor oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dari laporan masyarakat banyak orang yang melintas dijalan ini. Jadi seolah-olah posko penyekatan Tik Tebing tak ada artinya. Padahal posko ini tujuannya untuk melindungi masyarakat dari penyebaran virus Covid-19. Untuk itulah, jalan tikus tersebut ditutup portal dengan menggunakan tiang listrik beton agar tidak ada lagi dilewati warga tanpa melakukan swab antigen di posko penyekatan, ” kata Wabup dilokasi kemarin.

Ditambahkannya, Ia berharap seluruh masyarakat Kabupaten Lebong untuk bisa mendukung atas didirikannya posko penyekatan di perbatasan Lebong ini. Tujuannya tak lain adalah untuk menekan kasus konfirmasi positif corona di Kabupaten Lebong, dengan demikian, Lebong bisa kembali masuk dalam zona hijau.

“Seperti yang dilakukan oleh APDESI Kecamatan Amen, mereka sudah menyerahkan bantuan berupa logistik ke posko Tik Tebing. Tentu ini merupakan suatu bentuk dukungan mereka kepada pemerintah daerah dan kami sangat mengapresiasi itu, ” singkatnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator posko Fahrurrozi, S.Sos, M.Si menambahkan masyarakat tak perlu takut dengan beroperasinya posko penyekatan di perbatasan Lebong. Apalagi masyarakat sekitar yang lewat untuk pergi beraktivitas ke kebun. Swab antigen tak akan dilakukan setiap hari kepada mereka yang setiap hari lewat.

“Ini sudah ketiga kalinya portal dipasang. Jika kembali dibongkarnya portal jalan tikus ini, maka kita semua yang akan dirugikan. Karena orang luar daerah Lebong bisa ikut menggunakan akses jalan ini, sementara kita tidak tahu karena tidak dilakukan swab antigen, ” tutupnya. (wlk)