Beranda Nasional Satgas Covid Kecamatan Dinilai Tak Maksimal

Satgas Covid Kecamatan Dinilai Tak Maksimal

130
Kerumunan masyarakat di salah satu lokasi hajatan yang tidak mematuhi prokes Covid-19.

LEBONG – Upaya meminimalisir penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dalam Kabupaten Lebong sejatinya dilaksanakan mulai tingkat desa dan kelurahan hingga ke tingkat kecamatan dan kabupaten. Hanya saja, sejauh ini justru pelanggaran prokes Covid-19 dalam Kabupaten Lebong banyak terjadi di wilayah kecamatan salah satunya cara keramaian yang digelar masyarakat.
“Kita lihat sendiri keramaian yang dilaksanakan masyarakat di beberapa wilayah kecamatan, masih banyak didapati masyarakat yang berkerumun namun tidak mematuhi prokes Covid-19. Seharusnya, Satgas kecamatan maupun desa yang memberikan peringatan maupun sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi prokes Covid-19,” kata Kepala Dinas Satpol-PP Lebong, Zainal Husni Toha, SH melalui Kabid Ketertiban Umum Andrian Aristiawan, SH.
Pihaknya menilai jika Satgas Covid-19 tingkat kecamatan ini kurang maksimal dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 diwilayah masing-masing. Hal ini ditandai dengan kerapnya Satgas Covid-19 Kabupaten yang turun ke wilayah kecamatan untuk melaksanakan sosialisasi bahkan hingga penindakan.
“Kami harapkan hal ini dapat segera di evaluasi, sehingga upaya penanggulangan dan pencegahan Covid-19 ini tidak hanya dibebankan kepada Satgas kabupaten saja, tapi dilakukan bersama oleh Satgas seluruh tingkatan,” lanjutnya.
Disinggung mengenai beberapa desa dalam Kabupaten Lebong yang telah membuat posko penanganan Covid-19, ia menerangkan hendaknya pendirian posko tersebut dibarengi dengan sosialisasi kepada masyarakat. Namun fakta yang terjadi, pihaknya justru banyak mendapati acara keraiaman yang digelar masyarakat di desa yang tidak mematuhi prokes Covid-19.
“Artinya peran dari satgas bisa dikatakan belum maksimal. Ini akan kita sampaikan nanti dalam evaluasi bersama pimpinan (Bupati, red),” pungkasnya. (dap)