Beranda Hukum Sekda Akui TGR 2016 Ditutupi Dengan Uang Kontraktor

Sekda Akui TGR 2016 Ditutupi Dengan Uang Kontraktor

653
Sekda Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si, menjawab pertanyaan awak media terkait TGR tahun 2016 yang di Lidik Kejari Lebong.

LEBONG – Penyelidikan dugaan korupsi atas belum dikembalikannya Tuntutan Ganti Rugi (TGR) terhadap temuan pemeriksaan BPK RI tahun anggaran 2016 terhadap 3 OPD dijajaran Pemkab Lebong perlahan mulai terang. Kasus yang bermula dari somasi yang disampaikan oleh pengacara Abdul Gamal, salah satu kontraktor asal Kabupaten Rejang Lebong kepada Pemkab Lebong ini disebabkan pinjaman yang dilakukan Pemkab Lebong untuk menutupi TGR tahun anggaran 2016 menggunakan uang kontraktor tersebut.
Sekretaris Daerah Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si, kepada Radar Lebong kemarin (28/1) membantah pernyataan Inspektur Inspektorat Lebong, Jauhari Chandra, SP, MM, yang sebelumnya menyebutkan jika tidak ada TGR atas pemeriksaan LKPD Lebong tahun anggaran 2016. Menurutnya, TGR itu disebutkan BPK dalam LHP atas LKPD tahun anggaran 2016 namun TGR ini telah diselesaikan sesuai dengan rekomendasi BPK.
“Kalau disebutkan tidak ada TGR, itu tidak sepenuhnya benar karena TGR itu ada. Namun, TGR ini sudah diselesaikan sesuai dengan rekomendasi BPK, meski dalam proses penyelesaian TGR ini menggunakan pinjaman dari pihak ketiga. Jadi penyelesaian TGR tahun 2016 ini menggunakan uang yang dipinjamkan pihak ketiga,” ungkapnya.(bersambung)

Baca edisi selengkapnya SKH RL 29 Januari 2021