Beranda Bito Sadei Sempat Ambruk, Jalan Rabat Beton Diperbaiki

Sempat Ambruk, Jalan Rabat Beton Diperbaiki

216
Terlihat kondisi rabat di ketenong II Suda di perbaiki

PINANG BELAPIS – Terkait pembangunan jalan rabat beton yang dilaksanakan melalui Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2020 lalu di desa Ketenong II Kecamatan Pinang Belapis, yang dilaporkan masyarakat telah ambruk dan mengalami kerusakan. Saat ini kondisinya sudah mulus setelah dilakukan perbaikan oleh Pemdes setempat belum lama ini.

Kades Abdula Raup, melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Regi Raup membenarkan bahwa jalan rabat beton di desanya yang sempat ambruk tersebut sudah diperbaiki. Perbaikan itupun dilakukan menggunakan Dana Desa (DD) tahap pertama yang sudah dicairkan oleh pihakya belum lama ini.

“Mengenai jalan rabat beton yang ambruk itu sudah kami lakukan perbaikan. Alhamdulillah, saat ini konndisinya ssudah kembali mulus,” kata Regi saat dikonfirmasi Radar Lebong Kamis (27/5) kemarin.

Untuk ittu, lanjutnya, dirinya juga menghimbau kepada seluruh warga desa Ketenong II agar bersama-sama dapat menjaga serta merawat jalan rabat beton yang sudah direalisasikan tersebut, karena mengingat bangunan itu merupakan kebutuhan warga desa yang akan memperlancar akses baik menuju kelahan perkebunan maupun areal persawahan.

“Kami berharap, warga dapat menjaga dan merawat bangunan jalan rabat beton yang sudah direalisasi ini. Karena memang manfaat dari bangunan ini hanya untuk warga dan bukan untuk Kades pribadi,” harapnya.

Di sisi lain, kata Regi, melalui DD tahap pertama yang sudah dicairkan. Pihaknya akan kembali merealisasikan pembangunan fisik berupa pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT). Yang mana, bangunan tersebut merupakan usulan warga desa yang sudah masuk dalam skala prioritas pembangunan TA 2021. Mengingat JUT yang akan segera direalisasi inipun, pihaknya berharap warga yang akan ikut terlibat dalam pengerjaannya dapat bekerja secara profesional. Hal itu dimaksud agar bangunan yang dikerjakan tidak sama dengan jalan rabat beton yang belum setahun sudah mengalami kerusakan.

“DD tahap pertama ini kita akan merealisasi pembangunan JUT. Kita berharap, bangunan ini nantinya dapat dikerjakan dengan baik oleh dwarga, sehingga hasilnya tidak sama dengan jalan rabat beton yang belum setahun sudah ambruk dan mengalami kerusakan,” demikian Regi. (rak)