Beranda Nasional Soal THLT, Ketua DPRD Beri Lampu Hijau Panggil Sekda

Soal THLT, Ketua DPRD Beri Lampu Hijau Panggil Sekda

685
Nakes Berperan Penting Cegah Hepatitis

LEBONG – Rencana Komisi I DPRD Lebong untuk memanggil Sekda Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si bersama OPD teknis yang menangani masalah Tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) terkait dengan adanya THLT Pemkab Lebong yang telah dipecat namun belum menerima upah padahal telah bekerja sejak Januari 2021 lalu, Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen, pun memberikan lampu hijau terhadap rencana tersebut.
“Persoalan THLT ini harus segera dituntaskan, apalagi mereka (THLT, red) ini bekerja membantu pelayanan pemerintah untuk masyarakat dan THLT inipun merupakan masyarakat Lebong,” ujar Ketua DPRD Lebong saat ditemui diruang kerjanya kemarin (27/5).
Menurutnya, pemanggilan ini harus segera dilakukan. Apalagi, diinformasikan jika kendala pencairan gaji THLT yang sudah bekerja sejak Januari di OPD Pemkab Lebong ini karena edaran Sekda Lebong yang hanya mengakomodir 4 kategori THLT diluar THLT yang bekerja sebagai staf.
“Jangan kemudian, mereka (THLT) yang sudah banyak membantu pelayanan pemerintah ini justru kita abaikan hak-hak mereka. Jika gaji THLT ini sudah dianggarkan, kendala sampai gaji mereka ini tidak dibayarkan apa. Lalu, mengapa bisa di beberapa OPD lain justru THLT sudah mendapatkan hak (gaji, red) sebelum lebaran lalu sedangkan yang lainnya sampai saat ini belum menerima gaji,” cetusnya.
Sementara itu, berdasarkan penelusuran Radar Lebong dilapangan kemarin, ternyata ratusan THLT yang ada di Sekretariat DPRD (Setwan, red) Lebong juga belum menerima upah padahal mereka sudah bekerja sejak Januari 2021 lalu. Bahkan, informasinya pencairan gaji THLT di Sekretariat DPRD Lebong bakal dilakukan hari ini.
“Kalau informasinya gaji kami akan dibayarkan dalam waktu dekat ini, tapi kami tidak tahu pak. Mudah-mudahan saja yang menjadi hak kami bisa dibayarkan oleh pemerintah agar kami bisa mencukupi kebutuhan anak-anak di rumah,” ungkap salah satu THLT di Setwan Lebong yang meminta enggan disebutkan identitasnya ini kemarin. (wlk)