Beranda Bito Sadei TA-P3MD Gelar Sosialisasi Pendataan SDGs

TA-P3MD Gelar Sosialisasi Pendataan SDGs

289
Tenaga Ahli Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA-P3MD) ketika menyampaikan materi sosialisasi pendataan SDGs kemarin.

LEBONG UTARA – Tenaga Ahli Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA-P3MD) menggelar kegiatan sosialisasi bersama pemerintahan desa Lokasari Kecamatan Lebong Utara. Sosialisasi itu terkait pelaksanaan pendataan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Indek Desa Membangun (IDM) menujuh Pembangunan desa berkelanjutan. Yang dihadiri oleh Kades Lokasi beserta perangkat, BPD, Tim Pokjak Relawan Pendataan Desa, Pendamping Kecamatan, Pendamping Lokal Desa, dan Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna bertempat di balai desa Lokasari pada Kamis, (18/3).

Koordinator TA-P3MD Kabupaten Lebong Supriyatna, S.Sos, mengungkapkan bahwa SDGs merupakan kebijakan nasional terkait capaian tujuan pembangunan secara berkelanjutan dalam konteks pembangunan sesuai kondisi lapangan, detil dan mikro, mencakup aspek motode, substansi dan tujuan akhir, serta tertuju pada kawasan yang sangat kecil, sampai pada pemanfaatan keluarga atau individu.

“SDGs ini merupakan program nasional yang bertujuan pembangunan berkelanjutan,” ucap Supriyatna saat dibincangi Radar Lebong usai memberikan matteri sosialisasi pendataan SDGs

Lebih lanjut dijelaskannya, pembangunan berkelanjutan sendiri mengacu pada tiga prioritas utama yang ditetapkan secara nasional yakni, pemulihan perekonoman melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), menciptakan desa aman Covid-19 dan program prioritas nasional sesuai kewenangan desa. Sehingga seluruh yang diprioritaskan akan mengarah kepada IDM berbasis SDGs.

“Yang harus dilakukan oleh pemdes adalah pendataan desa yang termasuk prioritas program nasional, pemetaan potensi sumberdaya, pengembangan teknologi informasi komunikasi, penguatan pertahanan pangan, dan penjagaan stunting di desa,” jelasnya.

Sementara itu Daia menunturkan dalam sosialisasi ini pihak TA-P3MD Lebong nanti dilakukan pendataan melalui Tim Pokja Relawan Pendataan SDGs Desa Tahun 2021 yang sudah di SKkan oleh pemerintahan desa. Sebelum tim turut kelapangan kami akan memberikan pembakalan kepada tim soal mengisi data secara detil dan yang benar. Mulai dari data Kartu Keluarga (KK), anggota KK per individu yang berkaitan dengan pekerjaan, penghasilan, keluhan, riwayat hidup, dan hal-hal lainnya. Batas waktu pendataan SDGs ini paling lambat pada tanggal 30 Mei 2021 mendatang.

“Pendataan program SDGs ini, sangat diharapkan oleh Pemerintah Pusat. Data tersebut harus sudah sinkron untuk memastikan hasil pendapatan desa,” tuturnya.

Sementara Kades Lokasari Yudi Robison mengatakan pemdes Lokasari sangat mendukung dengan program pemerintah pusat tentan SDGs Desa ini yang mana manfaat program ini bagi desa kami lebih jauh akan mengetahui kondisi dan situasi didesa maupun dimasing-masing dusun khususnya di desa lokasari ini. Dalam hal ini akan lebih mengetahui kondisi ekonomi maupun kesehatan oleh kementerian maupun pemerintah pusat maka dari itu kami khususnya desa lokasari sangat mendorong program SDGs Desa untuk pendataan atau nama lainnya sensus penduduk.

“Langkah pertama pemdes Lokasari terkait hal ini sebelum melakukan pendataan pemdes akan membuatkan SK, untuk petugas pendata yang akan turun langsung kelapangan. Dari hasil pendataan itu nantinya akan terlihat bentuk perkembangan desa,” singkatnya. (bye)