Beranda Nasional Tahun ini, DKP Petakan Daerah Rawan Pangan

Tahun ini, DKP Petakan Daerah Rawan Pangan

199
Kabid ketersediaan dan kerawanan Pangan Faidil Syahdin

LEBONG – Refocusing anggaran yang dilakukan Pemkab Lebong tahun anggaran 2020 lalu ternyata berdampak pada kegiatan pemetaan daerah rawan pangan yang akhirnya tidak bisa dilaksanakan. Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Lebong berencana bakal kembali menggelar pemetaan daerah rawan pangan pada tahun ini.
“Hasil pemetaan daerah rawan pangan ini pernah kita lakukan pada tahun 2018 silam dan hasilnya sudah kita rilis di tahun 2019. Namun, karena keterbatasan anggaran di tahun 2020 kegiatan ini tidak bisa kita laksanakan kembali, rencananya tahun ini kita akan kembali melakukan pemetaan tersebut,” kata Kepala DKP Lebong, Tina Herlina SP, MM, melalui Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Faidil Syahdin, SP.
Hanya saja, lanjutnya, rencananya ini masih menunggu kepastian alokasi anggaran pada tahun. Jika memang dialokasikan, pihaknya bakal segera melakukan pengecekan daerah rawan pangan yang ada dalam Kabupaten Lebong.
“Kalau berdasarkan pemetaan tahun 2018, daerah rawan pangan di Lebong ini ada 2 desa masuk kategori rawan pangan prioritas 1 atau sangat rawan yakni Desa Sungai Lisai dan Desa Teluk Dien, kemudian rawann pangan prioritas 2 yakni Desa Sebelat Ulu dan Desa Ketenong II,” terangnya.
Pihaknya berharap, pada hasil pemetaan daerah rawan pangan yang bakal digelar pihaknya tahun ini, tidak ada lagi desa atau wilayah dalam kabupaten Lebong yang masuk dalam kagetori rawan pangan. Rawan pangan ini sendiri bakal berdampak pada kebutuhan gizi bagi masyarakat.
“Kita berharap dengan adanya pemetaan ini nanti, daerah yang sebelumnya masuk kategori rawan pangan sudah menjadi turun dan tidak ada lagi daerah rawan pangan,” singkatnya. (cw2)