Beranda UTAMA Tanpa Dana Sharing, Hibah BNPB Rp 16 Miliar untuk Lebong Terancam

Tanpa Dana Sharing, Hibah BNPB Rp 16 Miliar untuk Lebong Terancam

23
Tanpa Dana Sharing, Hibah BNPB Rp 16 Miliar untuk Lebong Terancam
TOTON WIJAYA

LEBONG, radarlebong.com – Tanpa dana sharing sebagai dana pendukung realisasi proposal penanganan pasca bencana alam dari Pemkab Lebong. Hibah BNPB Rp 16 Miliar untuk Lebong Terancam Batal

Kepala BPBD Lebong, Fakhrurrozi, S.Sos, M.Si melalui Sekretaris BPBD, Toton Wijaya, ST, mengaku jika pihaknya sudah mengusulkan dana tersebut agar hibah dari BNPB ini dapat terealisasi. Sayangnya, usulan tersebut masih belum disetujui.

“Jika tidak didukung dengan dana sharing tersebut maka hibah BNPB, terancam batal direalisasikan,” kata Toton.

Meski demikian, dari koordinasi yang sudah dilakukan dengan BNPB, diketahui bahwa proposal penanganan bencana alam di Kabupaten Lebong ini masih dalam proses review oleh tim APIP BNPB pusat untuk selanjutnya diajukan ke Kementerian Keuangan.

“Hasil koordinasi kami terakhir proposal penanganan pasca bencana masih diproses review oleh BNPB. Setelah selesai, selanjutnya BNPB akan mengajukan ke Kementerian Keuangan untuk penerbitan Surat Penetapan Penerima Hibah (SPPH),” terangnya.

Dijelaskannya, jika SPPH ini diterima baru kemudian BNPB akan mengundang OPD penerima hibah untuk dilakukan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Setelah RKA diterima, baru kemudian akan dikembalikan ke daerah untuk penyusunan RKA perubahan.

“Mudah-mudahan pada pembahasan APBD perubahan nanti, dana sharing tersebut dapat disiapkan. Karena jika SPPH sudah diterbitkan, RKA bisa diserahkan ke daerah untuk dilakukan penyusunan RKA perubahan,” jelasnya.

Baca Juga : BNPB Batalkan 6 Usulan Penanganan Bencana di Lebong

Dia menambahkan, sesuai hasil verifikasi tim BNPB sebelumnya dari nilai Rp 49 miliar yang diajukan hanya disetujui Rp 16 miliar untuk rekontruksi tiga kegiatan. Diantaranya, pembangunan pengaman bencana meliputi dua titik pengaman sungai air kotok Kecamatan Amen dan Lebong Utara serta satu titik rekontruksi jembatan tiga akhir jalur II air belemeu Desa Sukau Kayo dan Gunung Alam.

“Kita sudah mengajukan dana sharing sebesar Rp 1,3 miliar ke Pemkab Lebong. Semoga saja nilai Rp 16 miliar ini tidak lagi direvisi, sehingga dengan angka tersebut bisa membiayai tiga item rekontruksi pengaman pasca bencana,” pungkasnya. (wlk)