Beranda Bengkulu Utara Target Vaksinasi Belum Tercapai, Satgas Covid Door to Door

Target Vaksinasi Belum Tercapai, Satgas Covid Door to Door

11
Waspada, Ada 8.678 Dosis Vaksin Covid-19 Kadaluarsa Masih Tersimpan di Gudang Obat Puskesmas
Vaksin Covid-19 - Ilustrasi

BENGKULU UTARA, radarlebong.com – Target vaksinasi di Kabupaten Bengkulu Utara, hingga akhir bulan maret ini belum tercapai.

Hal ini terlihat pada giat yang akan dilaksanakan oleh Satgas Covid 19 Bengkulu Utara, akan melakukan giat vaksinasi secara door to door ke rumah warga, guna mengejar 90 persen capaian vaksinasi.

Target ini digeber hingga bulan Maret 2022 ini, yang mengacu pada ketetapan nasional. Hal ini disampaikan oleh Asisten I Setdakab BU Dullah, SE.

“Optimalisasi akan dilakukan oleh Satgas Covid 19, untuk mengejar capaian vaksinasi hingga 90 persen. Salah satunya, dengan jalan mendatangi rumah warga yang belum di vaksin, berdasarkan data dari tingkat desa,” ujar Dullah.

Baca JugaKapolres BU Apresiasi Pos Vaksinasi Desa Tanjung Karet

Dullah pun menjelaskan, hingga saat ini capaian vaksinasi covid 19 di Bengkulu Utara baru mencapai 89,46 persen untuk dosis pertama, dan 74,3 persen dosis kedua.

Maka itu, cara mendatangi rumah warga dinilai efektif untuk mengejar target secara nasional khusus untuk dosis pertama, hal ini sudah menjadi ketetapan satgas covid 19 BU dalam menyiasati mengejar capaian tersebut.

“Teknis dalam giat ini nanti, kita akan mendatangi rumah warga dan mengarahkan untuk melakukan vaksin di fasilitas pelayanan kesehatan. Data yang dikumpulkan, melalui Satgas desa, untuk mengejar 0,56 persen lagi capaian vaksin, atau 1.200 dosis lagi,” bebernya.

Sejauh ini, ada 3 kecamatan yang persentase capaian vaksinasinya masih dibawah 75 persen. Yakni kecamatan Air Besi, Lais, dan Tanjung Agung Palik Bengkulu Utara. Selain siasat mendatangi ke rumah rumah, pihaknya juga memiliki siasat ain dengan menyediakan doorprize bagi masyarakat yang ingin di vaksin.

“Untuk stok vaksin, masih terkondisikan aman yang tersebar di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di BU. Sementara di gudang vaksin dinkes, ada 7 ribu dosis Covovax, 3 ribu dosis Pfizer dan motherna, terakhir untuk vaksin sinovac dalam keadaan kosong,” demikian Dullah.(aer)