Beranda Nasional Teken RPJMD , Bupati Prioritaskan Sektor Pertanian

Teken RPJMD , Bupati Prioritaskan Sektor Pertanian

176
Bupati Lebong Kopli Ansori, menandatangani rancangan awal RPJMD Lebong 2021-2026.

LEBONG – Setelah melalui serangkaian pembahasan yang cukup alot. Akhirnya, kemarin siang (4/5), Bupati Lebong Kopli Ansori bersama DPRD Lebong melakukan penandatanganan kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lebong Tahun 2021-2026.

Menariknya, dari 5 point program yang tertuang di RPJMD 2021-2026. Sektor Pertanian masih menjadi program prioritas Bupati Lebong Kopli Ansori.

“Dalam visi misi kita itu jelas meningkatkan produksi pertanian. Dimana, ada beberapa langkah-langkah agar sektor pertanian dapat berjalan , seperti bagaimana meningkatkan produksi pertanian, baik itu pembenahan infrastruktur, irigasi, pembrantasan hama. Dan bila perlu percetakan sawah baru, mulai dari Mangkurajo , Tik Sirong, hingga Pinang Belapis, karena itu luas wilayah yang memang belum tegarap sampai saat ini,” jelas Bupati Lebong Kopli Ansori.

Lanjut Bupati, pengesahan kesepakatan awal RPJMD tersebut, guna menindaklanjuti usulan ataupun masukan yang telah disampaikan oleh berbagai pihak. Dan, tentunya ini juga menjadi bahan penyempurnaan dalam rancangan awal tersebut.

“Point-point program yang tertuang itu menyangkut visi misi kita untuk Lebong kedepan, agar menjadi lebih baik lagi terkhusus program-program prioritas kita. Dimana, tahapan selanjutnya, RPJMD tersebut akan dievaluasi ke Provinsi Bengkulu, setelah itu baru diadakan musrenbang lagi untuk menambah kekuatan, mana yang belum sempat masuk sebelumnya, jadi kesempatan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi untuk lebong kedepannya itu masih ada,” tukasnya.
Terkait dengan

Adapun 5 program prioritas yang tertuang dalam RPJMD 2021-2026 lainnya yakni pada sektor pertumbuhan ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan. Lalu, peningkatkan kualitas sumber manusia yang produktif dan berwawasan global, peningkatan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Setelah itu meningkatkan ketersediaan, kuantitas dan kualitas serta aksesibilitas infrasrukstur wilayah dan terakhir mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.(dap)