Beranda Bito Sadei Tim Monev Temukan Kerusakan Bangunan DD

Tim Monev Temukan Kerusakan Bangunan DD

216
0
Monev Desa Turan Tiging beberapa waktu lalu

LEBONG SELATAN – Berdasarkan temuan dari Tim Monev, kemarin yang melakukan pengecekan di Desa Turan Tiging. Tim Monev menemukan sejumlah kerusakan pada pembangunan tahap pertama dari DD sebesar 40 persen.
Pembangunan yang telah dinyatakan selesai 100 persen oleh pemerintah desa setempat, namun kenyataan dilapangan tak sesuai yang diharapkan oleh tim Monev. Setelah dicek, ditemukan adanya besi jembatan yang lepas dari las yang telah direhab sebelumhya, sedangkan pembangunan bronjong ada yang berlubang, dan belum cukup volume untuk pembangunanya, yang telah dinyatakan selesai 100 persen tersebut. Tidak hanya itu, tim monev juga tidak menemukan papan merek pembangunan sebagai bentuk tranparansi.
Tenaga Ahli (TA) Bidang Infrastruktur Kabupaten Lebong, Yudi saat di wawancarai Media Radar Lebong dilapangan kemerin, mengakui bahwa sesuai dengan pernyataan pemerintah Desa Turan Tiging bahwa pembangunan sudah selesai secara 100 persen untuk tahap pertamanya, namun tak sesuai pada kenyataan lapangan setelah dicek.
“Setalah kita cek kelapangan, bahwa 2 pembangunan baik itu beronjong ataupun jembatan, masih ditemukan ada yang bolong dan lasnyapun copot, sehinggg kami dari tim monev menyarankan agar pembangunan tersebut diperbaiki,”kata Yudi.
Lanjut Yudi, selain itu pemerintah desa, juga diminta agar memasangkan papan merek pembangunan sebagai bentuk tranparansi untuk pembangunan desa, namun di Desa turan tiging kemarin tidak ditemukan, atau tidak dipasangnya papan merek tersebut.
“Keseluruhan Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 409.531.700, Dana Desa (DD) 763.801.400. Sedangkan dana ADD untuk tahap pertama sebesar 40 persen, ADD Rp 163.812.000, dan DD Rp 305.525.600. Dari DD ini sendiri, terbagi untuk penyaluran bantuan Langsung Tunai (BLT), untuk 40 kk selama 2 bulan, dikalikan 300 ribu, dengan totalnya Rp 25 juta rupiah bahkan keterangan dari pihak desa bahwa sudah tersalurkan 100 persen,” beber Yudi.
Yudi juga mengatakan bahwa pembangunan rehab jembata menghabiskan dana Rp 56.805.000, pembangunan beronjong Rp 124.985.000, dan covid sebesar 8 persen. 61.105 .120, pendataan SDGs dengan anggaranya Rp 35.206.200, bahkan honor posyandu dan PPA Rp 9.800.000. inipun sudah selesai 100 pesen.

“Sesuai dengan hasil monev pembangunan jembatan dengan panjang 41,7 meter dengan lebar 1,5 meter, dan pembuatan beronjong 87 kubik dari 105 kubik yang telah direncanakan, bahkan masih kurang dalam pembuatan beronjongnya sebesar 18 kubik. sesuai dengan renacana awal bahwa pembangunan disatu titik, namun menjadi 2 tiitik, dengan demikikian pemerintah desa harus membuat berita acara, kerena pindah lokasih tersebut,” tegasnya.

Diingatkan Yudi, bahwa untuk perangkat desa, dalam pembangunan yang sudah dinyatakan seledai 100 persen tersebut, agar melakukan pengelasan kembali untuk jembatan yang plat besi yang lepas, bahkan posissi beronjong yang tidak stabil, agar dilakukan penimbunan tanah, sebelah bangunan beronjong yang masih kosong, bahkan diingatkan desa untuk melakukan pemasangan papan merek pembangunan

“Kami minta Pemdes perbaiki bangunan yang rusak itu, jangan sampai bermasalah, karena itu merupakan kejanggalan. Memang 2 pembangunan tersebut dinyatakan selesai secara 100 persen, tapi kenyataan adanya pada bangunan yang belum selesai, dan rusak seperti halany las rehab jembatan ada yang lepas,”pintahnya.

Sementara PJS Kades Turan Tingging, M.Sukri, saat diminta konfirmasi Radar Lebong kemarin, mengklaim pembangunan untuk tahap pertamanya sudah selesai 100 persen.

“Pembangunan sudah selesai 100 persen, kalaupun ada yang rusak ya kami siap untuk memperbaikinya, bahkan juga untuk volume yang kurang. misalkan adanya las pada jembatan yang copot, setaleh dibangun pada tahap satu tahap pertama ini,” ucapnya.

Monev Desa Turan Tiging ini kemarin, turut dihadiri dari Tenaga Ahli (TA) infrastruktur kabupaten, Kecamatan Lebong Selatan, Babinsa, Bhabinnkamtibmas, Pedamping Kecamatan dan Pedamping lokal desa.(arp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here