Beranda Nasional Tutup Pelayanan Sementara, Dukcapil Tunggu Petunjuk Bupati

Tutup Pelayanan Sementara, Dukcapil Tunggu Petunjuk Bupati

248
Pelayanan Puskesmas Kutai Donok ditutup sementara pasca munculnya klaster Covid-19 dari nakes.

//Puskesmas Kutai Donok Ditutup Sementara

LEBONG – Meski berisiko memperluas penyebaran Covid-19 kepada masyarakat dalam Kabupaten Lebong, namun hingga kemarin (5/7) pelayanan adminsitrasi kependudukan masih dilaksanakan secara tatap muka. Untuk menutup sementara pelayanan adminduk yang menjadi tupoksi Dinas Dukcapil Lebong ini, masih menunggu instruksi dan petunjuk Bupati Lebong, Kopli Ansori.
“Sekitar 50 persen pegawai Dukcapil tetap masuk bekerja seperti biasa. Meski sudah ada beberapa pegawai kita yang dinyatakan positif Covid-19, namun pelayanan masih kami laksanakan seperti biasa, sembari menunggu adanya kebijakan dari Bupati untuk menutup sementara pelayanan seperti yang diberlakukan pada Puskesmas Kota Donok,” kata Kepala Dinas Dukcapil Lebong, Elva Mardiana, SIP, M.Si, kemarin (5/7).
Ia mengaku telah menyampaikan nota dinas ke Bupati Lebong mengenai laporan penyebaran Covid-19 di Dinas Dukcapil Lebong. Hanya saja, apakah nantinya pelayanan adminduk ini akan ditutup sementara atau sebaliknya, masih menunggu petunjuk dan instruksi dari Bupati.
“Tergantung kebijakan pak Bupati, apakah akan diberlakukan sama dengan Puskesmas Kota Donok atau tidak. Apapun keputusannya akan tetap kami jalankan,” ujarnya.
Diakuinya, meski saat ini beberapa pegawai Dinas Dukcapil dinyatakan positif Covid-19, namun masih banyak masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan adminduk. Meski demikian, pihaknya menyarankan agar masyarakat memanfaatkan layanan secara online yang telah tersedia.
“Kalau hari Ini (kemarin, red) lebih kurang 50 warga yang satang ke Dukcapil untuk mendapatkan pelayanan adminduk. Mereka yang ingin mendapatkan pelayanan tersebut kita sarankan agar melalui pelayanan online saja dan tidak melakukan kontak dengan pegawai Dulcapil Lebong. Tujuanya agar masyarakat lainnya tidak ikut terpapar wabah virus corona,” tuturnya.

//
Puskesmas Kutai Donok Ditutup Sementara

Berbeda dengan Dinas Dukcapil Lebong yang hingga kemarin masih memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat meski sudah ada beberapa pegawai OPD tersebut yang dinyatakan positif Covid-19, Puskesmas Kutai Donok Kecamatan Lebong Selatan kemarin (5/7) telah ditutup sementara pasca adanya 9 tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas tersebut yang dinyatakan positif Covid-19. Penutupan pelayanan ini dilaksanakan hingga 17 Juli mendatang.
Kepala Puskesmas Kutai Donok, Zulkifli, SKM, dikonfirmasi via ponsel kemarin mengaku tidak hanya 9 nakes puskesmas saja yang dinyatakan positif Covid-19, namun terdapat 7 orang warga di wilayah Puskesmas Kutai Donok yang juga dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukannya tes swab PCR.
“Pelayanan kesehatan kita tutup sementara sesuai dengan instruksi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong, tapi masih ada pegawai yang masuk ke Puskesmas tapi hanya bagian Administrasi saja. Penutupan ini dilakukan selama 6 hari kedepan, sehingga bisa dilakukan penyemprotan disinfektan dan ini sesuai perintah Dinkes,” ungkapnya.

//
Beda Kebijakan, Waka I Satgas Covid-19 Sarankan Tanya Bupati

Terpisah, Wakil Ketua I Satgas Covid-19 Kabupaten Lebong, AKBP. Ichsan Nur, SIK, saat dimintai tanggapan mengenai adanya beda kebijakan penanganan 2 klaster Covid-19 di Kabupaten Lebong, enggan berkomentar banyak mengenai hal tersebut. Dirinya menyarankan agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada Bupati Lebong, Kopli Ansori, yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 Lebong.
“Langsung sama pak Bupati saja, kalau ada ketua, wakil tidak berwenangan untuk menyampaikan tanggapan. Apalagi klaster OPD itu merupakan jajaran pemerintah dibawah kewenangan Bupati,” singkat Ichsan Nur yang juga merupakan Kapolres Lebong. (wlk/arp)