Beranda Nasional Usai Debat, 2 Paslon Kada “Disemprit” Bawaslu

Usai Debat, 2 Paslon Kada “Disemprit” Bawaslu

482
4 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lebong usai debat terbuka antar paslon yang digelar KPU Lebong belum lama ini.

LEBONG – Ada yang menarik dari pelaksanaan debat terbuka antara pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebong yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebong belum lama ini. Bagaimana tidak, usai pelaksaan debat terbuka ini 2 paslon Bupati dan Wakil Bupati Lebong disemprit Bawaslu karena diduga melanggar maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Pemilu tahun 2020.
Ketua Bawaslu Lebong, Jefriyanto, SP, dikonfirmasi Radar Lebong kemarin (1/11) mengakui setelah pelaksaan debat terbuka oleh KPU Lebong pihaknya menemukan adanya dugaan pelanggaran terhadap maklumat kapolri yang dilakukan pendukung paslon nomor urut 1 Dalhadi Umar-Wawan Fernandez dan pendukung paslon nomor urut 3 Kopli Ansori-Fahrurrozi.
“Kita mendapati adanya arak-arakan atau konvoi yang dilakukan oleh pendukung kedua paslon ini setelah pelaksanaan debat. Sesuai dengan maklumat Kapolri, hal ini tidak boleh dilakukan untuk menghindari agar Pilkada tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” ujar Jefri.
Terhadap dugaan pelanggaran ini, ia pun mengaku telah menginstruksikan jajaran Bawaslu Lebong segera menyurati kedua paslon tersebut. Meski demikian, surat yang disampaikan pihaknya baru sebatas teguran agar tidak melakukan hal serupa pada tahapan kampanye selanjutnya.(bersambung)

Baca edisi selengkapnya SKH RL 2 November 2020….