Beranda Bito Sadei Usai Lebaran, Petani Panen Batet

Usai Lebaran, Petani Panen Batet

105
Terlihat warga pada panen Padi Batet.

BINGIN KUNING –Usai lebaran, petani warga Desa Talang Leak 1 mulai panen batet.
“Memang pada saat ini kami sedang panen padi batet, tapi dalam pengolahan padi batet ini sendiri, tergantung pada lahanya, kerena apabila diolah hasilnya akan memuaskan, sedangkan apabila tidak diolah maka hasil pun ala kadarnya,”kata Pance, petani sekitar.
Sementara itu Pance juga mangatakan, bahwa dalam pengolahan padi batet ini, perlu dipupuk usai panen, bahkan perlu juga diairi. Dengan pengolahan seperti ini, maka hasil penen padi batet akan memuaskan.
“Apabila hasil panen padi kita 50 karung, sawah yang kita miliki tersebut, dengan diolah maka hasil panen padi batetnya mancapai 10 karung keatas. Apabila tidak diolah maka hasilnya tidak sampai 5 karung, paling hanya 3 karung,” terangnya.
Untuk harga batet per kalengnya pun, tambahnya, dijual Rp 40 ribu perkalengnya. Bahkan dalam sehari para ibu-ibu bisa menghasilkan padi batet 1,5 kaleng perhari.
“Sistim panen padi batet ini, tidak sama dengan panen padi musim pertama (MT1), kerena apabila padi batetnya bagus maka, sistimnya bagi tiga dengan pemiliknya, sedangkan apabila padi batetnya biasa saja, maka bagi dua,”ucapnya. (arp)