Beranda Nasional Vaksinasi Serentak, Waka II Satgas Minta Hadirkan Bupati

Vaksinasi Serentak, Waka II Satgas Minta Hadirkan Bupati

193
PPKM Lebong Turun jadi Level I
Satgas Covid-19 Lebong beberapa waktu lalu. Foto Dok

//FKPD Wajib Ikut Screening

LEBONG – Ada yang menarik dari rapat koordinasi (rakor) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong yang digelar di kantor BPBD Lebong ini kemarin (2/2). Bagaimana tidak, pada kesempatan itu, Wakil Ketua (Waka) II Satgas Covid-19 Lebong, AKBP Ichsan Nur, SIK, meminta seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Lebong wajib hadir di RSUD Lebong sebelum penyuntikan vaksin Covid-19 dilakukan, agar bisa dilakukan screening kondisi kesehatan.
“Apakah seluruh FKPD dan pejabat yang sudah masuk dalam data aplikasi Peduli Lindungi, bisa divaksin atau tidak, tergantung hasil screening yang akan dilakukan sebelum penyuntikan. Yang jelas, seluruh FKPD Lebong wajib hadir di RSUD Lebong besok (hari ini, red),” tegas pria yang juga merupakan Kapolres Lebong ini kemarin.
Dirinya juga menegaskan meski Bupati Lebong DR. E. H. Rosjonsyah, SIP, M.Si, dikabarkan memiliki riwayat penyakit darah tinggi, namun dirinya meminta agar Bupati segera dihubungi agar dapat dilakukan screening sebelum penyuntikan vaksin dilakukan.
“Mengapa dilakukan terhadap pejabat daerah, agar memberikan kepastian dan jaminan bagi masyarakat jika penyuntikan vaksin Covid-19 ini aman dilakukan. Yang jelas, seluruh FKPD mulai wajib hadir untuk dilakukan screening vaksinasi Covid-19 di RSUD,” ujarnya.
Sejauh ini, tambahnya, belum ada penolakan penyuntikan vaksin Covid-19 dari kalangan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Lebong. Hanya saja, dirinya mengingatkan agar proses vaksinasi ini dilakukan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Nanti kalau ada nakes yang menolak divaksin, akan diberikan sanksi baik itu sanksi administrasi, sanksi internal dari OPD, dan bisa sanksi hukum. Karena nakes ini adalah orang-orang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, jadi semuanya wajib untuk di vaksin,” tutupnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Lebong tercatat baru sebanyak 18 pejabat dan FKPD Lebong yang sudah mengirimkan foto KTP pada aplikasi Peduli Lindungi untuk meredam wabah virus corona di Indonesia dengan sistem partisipasi masyarakat milik Kementerian Komunikasi dan Informatika. Adapun 18 pejabat dan FKPD ini diantaranya adalah Bupati Lebong, Ketua TP PKK Lebong, Kapolres, Kajari, Kepala Kemenag, Kepala BPBD, Kepala Dinas PMDSos, Kepala Dinkes, Kabag Ops Polres Lebong, Kasat Intel Polres Lebong, KBO Intel Polres Lebong, Kepala Dinas PUPR-Hub, Sekretaris DPRD, Direktur RSUD, Pabung Kodim 0409 Rejang Lebong, Inspektur Inspektorat Lebong, Kabag Hukum serta ajudan Bupati Lebong. (wlk)