Beranda Nasional Warga Luar Provinsi Bengkulu, Ditolak Masuk ke Lebong

Warga Luar Provinsi Bengkulu, Ditolak Masuk ke Lebong

331
Petugas posko perbatasan di Desa Tik Tebing, memeriksa 2 orang warga dengan identitas asal Sumatera Utara saat akan masuk ke Lebong.

LEBONG – Antisipasi mudik lebaran bagi warga yang berasal dari luar Provinsi Bengkulu ke Kabupaten Lebong, tegas dilaksanakan oleh Petugas Operasi Ketupat Nala 2021 yang berjaga pada posko pintu masuk Lebong. Buktinya, kemarin (7/5) beberapa warga yang memiliki identitas luar Provinsi Bengkulu, ditolak masuk ke Kabupaten Lebong dan diminta untuk putar arah.
Berdasarkan informasi dilapangan, pada hari pertama penjagaan kemarin di posko yang berada di Desa Tik Tebing Kecamatan Lebong Atas tercatat ada sebanyak 80 orang warga dalam Provinsi Bengkulu yang masuk ke Kabupaten Lebong. Tidak hanya itu saja, didapati juga 3 orang warga yang memiliki kartu identitas (KTP) luar Provinsi diantaranya 2 orang dengan KTP asal Sumatera Utara dan 1 orang KTP asal Sukabumi yang hendak masuk ke Lebong. Ketiga orang warga ini, ditolak masuk ke Lebong oleh petugas karena tidak bisa menunjukkan hasil tes swab yang menjadi salah satu syarat untuk masuk ke Lebong bagi warga luar Provinsi Bengkulu.
“Tadi (kemarin, red) ada 3 orang terpaksa kita minta putar balik karena berasal dari luar Provinsi Bengkulu dan tidak bisa menunjukan hasil tes swab antigen,” ungkap Ketua Koordinator Posko Covid-19 Lebong, Fakhrurrozi, S.Sos, M.Si kepada Radar Lebong kemarin (7/5).
Dijelaskannya, 3 orang warga luar Provinsi Bengkulu yang diminta putar balik ini diantaranya 2 orang dengan KTP Sumatera Utara menggunakan mobil jenis Daihatsu Grand Max warna biru dengan nomor polisi B 1475 URK, sedangkan warga asal Sukabumi menggunakan sepeda motor.
Disisi lain, Rozi menjelaskan petugas yang disiagakan pada posko di pintu masuk Lebong ini sebanyak 34 orang yang berasal dari berbagai instansi terkait seperti TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Bidang Perhubungan, Dinas Kesehatan dan PMI.
“Kami mengingat bagi warga luar Provinsi Bengkulu yang hendak masuk ke Lebong agar memiliki hasil tes swab antigen, tanpa itu kami mohon maaf tidak akan diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan masuk ke Lebong,” singkatnya. (wlk)