Beranda Nasional Warga Meninggal di Galian Ampas Emas Bekas Belanda

Warga Meninggal di Galian Ampas Emas Bekas Belanda

3884
Polisi memasang garis police line dilarang melintas di TKP meninggalnya warga disekitar lokasi pengambilan ampas emas di Cagar Budaya Peninggalan Belanda

LEBONG – Warga Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara dini hari berkisar pukul 00.30 WIB, Senin (1/3) yang lalu mendadak heboh. Pasalnya, salah satu warga yakni Hariyanto (52) tahun ditemukan meninggal dunia dilokasi pengambilan tanah bekas galian penambangan lama (ampas emas, red) di desa setempat.
Kepala Desa Lebong Tambang, Mispon, dikonfirmasi Radar Lebong mengenai hal ini kemarin membenarkan jika ada salah satu warganya yang meninggal dunia disekitar lokasi pengambilan ampas emas pada bangunan bekas peninggalan Belanda tersebut. Hanya saja, dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab kejadian tersebut, karena ia baru mendapat informasi mengenai hal ini.
“Saya belum tahu secara pasti kejadiannya seperti apa, karena saya baru mendapat kabar pagi ini (kemarin, red). Tapi, memang akhir-akhirnya almarhum sering sakit-sakitan,” kata Mispon.
Terpisah, Kapolres Lebong AKBP. Ichsan Nur, SIK, melalui Kapolsek Lebong Utara, AKP. L. Naibaho, SH, juga membenarkan adanya kejadian ini. Dijelaskannya, berkisar pukul 01.00 WIB pihaknya mendapatkan informasi mengenai adanya warga yang meninggal dunia lokasi pengambilan ampas (tanah bekas galian tambang) tepatnya disekitar lokasi bangunan peninggalan Belanda yang ada di desa tersebut.
“Mendapatkan informasi ini kita kemudian melakukan pengecekan ke lokasi kejadian, rumah duka. Dan didapati jika korban ini meninggal di lokasi pengambilan ampas tapi bukan meninggal di lobang galian,” kata Kapolsek.
Kemudian, dari keterangan pihak keluarga korban disebutkan jika korban meninggalkan karena sakit dan korban mencari ampas tanah tersebut karena tidak memiliki uang. Sebelumnya, pihak keluarga sudah melarang korban untuk pergi mengambil tanah bekas galian tersebut mengingat kondisi korban yang tengah sakit.
“Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan adanya bekas luka atau pukulan benda tumpul pada jasad korban. Dan dari keterangan tim medis, korban diduga meninggal karena sesak napas, apalagi belakangan ini korban sering sakit sakitan,” singkatnya. (bye)