Beranda Nasional Zakat Fitrah Meningkat 60 Persen

Zakat Fitrah Meningkat 60 Persen

160
Arief Aizizi

LEBONG – Meski masih dalam kondisi pandemi covid-19. Namun, tampaknya tingkat kesadaran masyarakat Lebong akan pentingnya menunaikan zakat fitrah di bulan ramadhan mulai meningkat. Buktinya, berdasarkan rekap pelaporan panitia pemungutan zakat di setiap Kecamatan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) tersebar 12 Kecamatan. Untuk penerimaan zakat fitrah tahun 2021 mengalami peningkatan yang signifikan mencapai 60 persen, jika dibandingkan dengan penerimaan zakat 2020 lalu. .

“Alhamdulillah, zakat fitrah tahun ini meningkat hingga 60 persen dibandingkan 2020 lalu. Yang mana, dari laporan setiap KUA zakat fitrah yang diterima uang sebesar Rp 556.548.500 dan beras sebanyak 195.258 kg, ” ungkap Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Lebong, H. Heriansyah, S. Ag, MH melalui Kasi Bimas Islam, Arief Aizizi, S. Ag, MH kepada Radar Lebong Selasa, (18/5).

Arif menjelaskan, adapun rincian zakat fitrah yang sudah diterima meliputi Kecamatan Lebong Atas uang sebesar Rp 7.218.000, beras 450 kg, Pelabai uang sebesar Rp 12.081.000, beras 2.724 kg, Lebong Utara uang sebesar Rp 286.231.000, beras 18.325 kg, Amen uang sebesar Rp 9.110.000, beras 3.353 kg, Lebong Tengah uang sebesar Rp 14.326.000, beras 1.299 kg, Lebong Sakti uang sebesar Rp 14.295.000, beras 5.178 kg, Bingin Kuning uang sebesar Rp 63.573.500, beras 94.639 kg, Uram Jaya uang sebesar Rp 5.626.000, beras 94.639 kg, Pinang Belapis uang sebesar Rp 16.299.000, beras 3.373 kg, Lebong Selatan uang sebesar Rp 70.389.000, beras 20.490 kg, Rimbo Pengadang uang sebesar Rp 24.000.000, beras 34.064 kg, dan Topos uang sebesar Rp 33.400.000, beras 1.884 kg.

“Jika dilihat dari persentase penerimaan zakat fitrah, terbesar dari Kecamatan Lebong Utara dan Lebong Selatan. Karena memang jumlah penduduknya lebih padat dan banyak dari Kecamatan lainnya, ” sampainya.

Menurutnya, meningkatnya penerimaan zakat fitrah tahun ini, karena mulai adanya kesadaran masyarakat untuk membayar zakat tersebut. Karena untuk penerimaan zakat tahun lalu nilai uang yang diterima sebesar Rp 239.017.000, sedangkan beras sebanyak 129.803 kg. Artinya jumlah masyarakat yang ingin bayar zakat tahun ini sudah jelas meningkat.

“Dari hasil zakat fitrah yang telah diterima dari setiap Kecamatan ini disalurkan kepada fakir miskin oleh tim pengurus penerima zakat yang bearada di masing-masing Kecamatan, ” katanya.

Di sisi lain, dirinya pun mengimbau dan mengingatkan kepada setiap panitia penerima zakat fitrah di masjid agar hasil zakat fitrah yang telah di terima tidak di perbolehkan untuk membangun masjid, karena zakat fitrah tersebut ditujukan bagi yang berhak menerimanya.

“Imbauan ini kita sampaikan agar panitia penerima zakat tidak boleh menggunakan hasil zakat fitrah untuk kepentingan pembangun masjid atau merenovasi masjid dengan menggunakan uang zakat tersebut, ” tandasnya. (wlk)